Harus Aku Selesaikan

Ada banyak hal yang selalu berputar di dalam kepala ku. Bukan urusan jodoh yang jelas, tetapi urusan kuliahku. Menjadi mahasiswa yang tak lulus2, bukan tujuan hidupku. Bukan pula aku menikmati status ini seperti yang mungkin dipikirkan orang lain.

Masuk menjadi mahasiswa baru di tahun 2005, dengan polos aku percaya semua akan lancar saja. Apalagi abah memberikan isyarat bahwa setiap masalah selalu ada jalan keluar atau pun jendela untuk meloncat. Waktu itu, kuliah makan kos dibiayai abah selama hampir satu tahun. Lewat trimester tiga, lewat juga biaya-biaya tsb. 
Harus menerima bahwa abahku tidak mampu untuk membayar kuliahku adalah tamparan yang sangat menyakitkan. Waktu itu aku hanya berpikir, heiii orang tua lah yang ada di posisi berkuasa untuk mencarikan jalan... bukan aku yg harus mencari sendiri...
Yah...memang pikiran anak-anak banget... wajar donk ya... berpikir seperti itu... sesuai dengan umur dan jiwa yg masih labil... 
(sampai sekarang jg masih labil han... #Plaks)


Sampai akhirnya aku berada pada posisi kepalang tanggung, maju susah mundur kalah. Mengajukan aplikasi beasiswa kesana kemari, dengan segala persyaratannya. Dan... dibantu beasiswa dari Askarlo (organisasi alumni SMA N 1 Pekalongan) aku melanjutkan kuliahku dengan terseok-seok. Berusaha bertahan dengan menjual jasa pembuatan tugas2 kuliah teman2, menjadi kasir di rental komik dan operator warnet. Semua pendapatan dr jual jasa ini untuk menutup biaya kos dan biaya makan (yg sudah dimaksimalkan ngiritnya), juga sbg biaya tugas2ku sendiri. 
Sementara dana dari beasiswa BRI sendiri untuk membayar kuliah. Nyatanya memang tidak mencukupi •﹏•
Total beasiswa yang kuterima setahun 3.600.000 sementara biaya kuliah 2.775.000 per trimesternya X﹏X

Bisa dibayangkan to gimana semrawutnya hidupku untuk menutup semua biaya itu. Hahahag.... aku sendiri yang salah memang... memilih masuk di universitas swasta bukan universitas negeri. Yah kalau orang ngomong kan gitu.. "salahe dewe".
---Sebenarnya, aku dulu juga buta arah, tidak tahu bahwa ternyata ada beasiswa bidik misi lah, atau pun yg lainnya... maklum otak pas2an dan kreatifitas minimal. (Niat banget han nyari pembenaran).---

Di penghujung 2009 aku menuntaskan seluruh mata kuliah yg harus kuambil. Tinggal masuk skripsi. Masalahnya... duit dan tenaga ku sudah habisssss.... hahahahag... *nyakar tembok*
Beasiswa skripsi hanya 50.000/bln #glodiaag... bayar semesterannya yg gak sanggup.
Selama setahun itu aku mencari duit buat nutup bayar semester yg ndak nutup2.
Awal 2011 aku kerja di pekalongan. Dengan pertimbangan aku tidak usah bayar kos dan makan lagi. Mungkin bakal cepet bisa nutup bayar skripsi #ngimpi. 
Dan ternyataaaa... belom nutup juga O_o  Ya ampuuunnn...
Setelah menjadi pekerja, tanggungan jadi banyak. Tidak bisa menutup mata dr kebutuhan di rumah #stres. Hahahahag...
Masa kerja dari februari 2011 sampai sekarang belum bisa buat bayar kuliah juga??? 
# ngoookk dah.


Semua orang disekelilingku ribut seperti itu, komen seperti itu, nanya seperti itu. 
"Kok gak lulus2??", "Fasilitas lengkap to buat ngerjain skripsimu nduk?"...

dan sebagainya... dan sebagainya...

Harus jawab apa yach... aku juga lelah, bingung, mumet jadi satu...
Terus terang aku iri ngeliat yang lain sudah sukses semua... aku juga mikirrrr... tapiii....
Untuk menyelesaikan skripsiku, aku harus readmisi menjadi mahasiswa baru lagi. Dengan biaya 3.500.000, duit ini lah yg susah banget ditangkapnya... 
tahu kenapaaa??? karena setelah bayar readmisi ini, kurang dari 3bln harus bayar semester berikutnya senilai segitu juga... 
ya ampuuunnn gajiii berapaaa bulaaannnn maaakkkk....sama aja nunggak lagi nunggak lagi...
 
Orang kampus bilang, "salahe dewe kerja", orang lain lagi bilang "salahe dewe boros". 
Lain lagi bilang "ahh kamu tuh gak niat sih" #Plakss.


Sungguh, bukan aku gak niat, bukan aku tak mau mencoba...
Aku sudah melakukan semuanya... readmisi, dan akhirnya gantung lagi...
Harus readmisi lagi... dan lagi...

Aku juga lelah... aku ndak mungkin kan ngomongin soal seperti ini ke mereka semua...
Kata abah, hidup akan indah kalau kita bisa menerima kenyataan...
Dan kenyataan yang ku alami... memang seperti ini... tidak perlu aku mengatakan kepada mereka semua... bahwa aku menyerah...

Karena memang, aku helum menyerah, aku ingin menyelesaikannya.

Aku HARUS menyelesaikannya.

Tahun 2014 harus KLIMAX tidak boleh mundur2 lagi.

#LovelyHani

#Lovely Honey

Di setting oleh Hanifah Sya'roni dengan segala kegalauan hati hihihi. Diberdayakan oleh Blogger.