Tanggap sekeliling kita, lihat baik-baik, perhatikan dan kerjakan. -- Tidak bisa dipraktekkan untuk para asuhanku... :((

angon bebek





Posted by Hani on Jul 29, '11 3:27 PM for Hani's network


=====================

rudal2008 wrote on Jul 29, '11
Hehehe...selamat menikmatinya dan selamat berakhir pekan semoga sehat selalu dan menyenangkan.

hanifahnunk wrote on Jul 29, '11
Hehehe...selamat menikmatinya dan selamat berakhir pekan semoga sehat selalu dan menyenangkan.
huehuehue...**nangis banter**

moga2 deh lancar semua trainingnya...hiksss
happy weekend :D

anazkia wrote on Jul 30, '11
Salam buat bebeknya yah :)

hanifahnunk wrote on Jul 30, '11
anazkia said
Salam buat bebeknya yah :)
mbok salam buat yang angon saja mba anaz.... :D

anazkia wrote on Jul 30, '11
mbok salam buat yang angon saja mba anaz.... :D
Hahahaha...
Pura2 lupa :D

hanifahnunk wrote on Aug 1, '11
anazkia said
Hahahaha...
Pura2 lupa :D
ntar lupa benerannn lhooo....
wkwkwkwk

Setelah cukup berhasil angon wedhus di pekalongan, sekarang ganti angon bebek di tegal... Huftttt mending kalau bebeknya manut... **Pengen jitakin mereka satu2

Nobody's Perfect

Tidak ada yang sempurna.
Aku selalu menuntut diriku dengan segala kesempurnaan. Laporan sempurna, pekerjaan sempurna, nilai sempurna, dan staff yang sempurna.
Ketika mereka tanpa konfirmasi tiba-tiba sudah jalan dan langsung salah, hawa membunuh pun menguar dari diriku. Ngomel panjang kali lebar kali tinggi, tidak pandang bulu, siapa dia. Sore ini aku menemukan kekeliruan, yang tiba-tiba saja nyelonong di kantorku. Aku pun mengamuk (lebay dikit ahh)...

" Kenapa dari pagi nggak konfirm ke saya?"
" Kenapa nggak tanya???"
" Udah ngerasa pinterr yaa???"

Semua keluar, tidak ada deh yang namanya hanifah stay cool lagi... Huaaaa orag urusan image lheh... Eh sedang asyiknya aku ngomel, malah kerjaanku sendiri kelewat, gubragzzzzzzz maluuu akuu....
Allah langsung menunjukkan ke aku bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Ketika aku ribut memaksa mereka untuk tidak melakukan kesalahan 99% ternyata aku sendiri bisa terjatuh di jurang kekeliruan yang sama.

Ya wis lah... Mungkin staffku sedang demam panggung, berarti perlu motivasi lebih lanjut, maklumlah dia masih masa training... Semoga saja untuk selanjutnya aku dan mereka menjadi lebih baik lagi. Amien

Di Titik Mana Aku

Ketika beberapa orang bilang bahwa hidup haruslah menjadi dewasa, aku pun terdiam. Sudah sampai mana kedewasaanku di usia 25 tahun ini? Berada di titik mana kah aku saat ini? Aku terkadang heran dengan mereka, yang berkata sudah dewasa tetapi dalam tindakannya tidak tercerminkan apa yang mereka tunjukkan. Ketika dia bilang "Aku bersyukur banget uda jadi mandiri" tetapi dalam kesendiriannya dia selalu saja mengeluh. Bukankah itu menunjukkan kalau dari perkataan dan perbuatannya tidak sama ya... Yah... aku tidak ingin seperti mereka, dan aku bukanlah mereka.

Aku berdiri sendiri dengan segala pemikiran dan sikapku sendiri.
Menurutku ya, dewasa bukan berarti bersikap sudah gede bisa apa-apa sendiri, itu bukan... Tapi dari dalam pikiran kita, bagaimana kita bertindak dengan situasi dan kondisi yang ada. Bagaimana cara kita mengatasi masalah yang timbul dan bagaimana sikap kita dalam bekerja (lagi-lagi nyangkutnya kerjaan). Di situ akan tampak apa yang sebenarnya, bukan hanya style saja. Dewasa berarti kita bisa membedakan mana yang aturan dan mana yang main-main. Bukan dikit-dikit nangis, bukan dikit-dikita "Aku tidak bisa". Semuanya dihadapi dengan mantap, dan teratur.

Memang permasalahan yang kita hadapi berbeda tingkat kesulitannya, tapi belajarlah bahwa kita harus menghadapinya dengan strategi dan cara yang matang bukan sekedar asal berbuat saja. Tidak bisa asal ceplos dan asal berangkat. Semua kesulitan dan halangan itu lah menjadi proses pendewasaaan kita, tinggal kitanya bagaimana menyerap semua itu.
Semoga saja bisa menjadi perenungan kita semua.

Jangan Menangis Ibu



Seandainya saja... dan bla bla bla...
Itu yang terkadang ada di otak dan pikiran. Ketika tatapan ibu begitu sayu, aku pun merasa bersalah. Oh ibu...andaikata aku tidak bermain kompor waktu itu, ibu pasti tidak akan sedih seperti ini. Hidup memang seperti roda, kadang di atas kadang di bawah. Pikiran orang tidak selamanya tidak menyalahkan. Karena aku terbakar, ibu yang disalahkan, karena aku...
Waktu itu, aku memang masih kecil. Tapi ingatanku tidaklah pudar, masih melekat jelas. Aku sudah bermain api selama berhari-hari, termasuk kamis pagi itu. Ibu tidak bersalah, aku yang salah, aku yang main kompor. Hanya aku yang terbakar, tapi menyisakan duka yang mendalam di batin ibu. Aku bagaikan monumen berjalan, yang membuat ibu selalu disalahkan orang. Maafkan aku ibu...maafkan aku...
Ini yang membuatku tidak pernah menangis di depanmu ibu, aku tidak ingin ibu lebih sedih lagi.

kritik






Posted by Hani on Jul 23, '11 3:08 PM for everyone

--------------------

orangjava wrote on Jul 23, '11
Kritikan diterima untuk lebih baik lagi kan...Hmm semoga...
**tapi jangan kritikk muluuuu dumssss :((
Siapa diee??

hanifahnunk wrote on Jul 25, '11
Siapa diee??
atasan pakdhe :(
huhuhu

Kritikan diterima untuk lebih baik lagi kan...Hmm semoga... **tapi jangan kritikk muluuuu dumssss :((

Rahasia

Abi selalu dan selalu mengingatkanku untuk memberikan ilmu-ilmu yang aku miliki kepada teman-teman. Siapa saja yang memerlukan info dan di mana saja dia, kita berikan yang kita tahu.

"Nur, bagikan ilmumu, itu menjadi amalmu, tidak akan merugikanmu"

Tapi pada kenyataannya, sulit bagiku untuk membagikan info-info kepada mereka. Kan info itu bisa aku jual, bisa aku manfaatkan untuk yang lainnya, bagaimana mereka memakai jasaku bila mereka sendiri punya info-info tersebut??
Hal ini menjadi perbedaan abi dan aku. Beliau dengan mudahnya membagikan semua yang beliau ketahui ke orang-orang. Ilmu yang dibagi mendatangkan kebaikan, yang terjadi malah sebaliknya. Orang-orang tersebut kemoncer sendiri tanpa perlu lagi mencari abi.

Hari ini dapat masukan baru dari bigboz, ada hal-hal yang perlu kita infokan perlu kita bagi dan ada hal-hal lain yang harus tetap menjadi rahasia, terutama ketika info tersebut membuat jalur kita tetap aman...

Pekerjaan Yang Tertunda

(Jurnal2kerjaku)
Hari-hariku berjalan dengan cepat, tidak terasa ya sudah minggu ketiga Juli. Huaaaa planningku belum semuanya tercapai... :( Tapi alhamdulillah ya...semua kegiatan lancar.
Upss lancar sih lancar, tapi kenapa ya rasanya malessss banget mau nyatat di jurnal kerja... gubragzzzz....pdahal tanpa jurnal itu ingatanku tidak bisa mencatat dan mengingat semuanya....hohohoho...
Lanjut lagi aja ya...
Jurnal kerja, pembukuan 4 bulan :(( kapannn harus aku kerjakan nih...mulai yang mana dulu yaa..jadi bingung, huaaaa....
Tanpa bergerak sekarang pasti ilang ni ingetann...
Udah capai, hiks, bosan dan yang lain...
Insyaallah sebelum juli berakhir semua jurnal sudah selesai, keuangan menyusul deh.. :p


Teladan Bukan Telatan

Menjadi TELADAN Bukan TELATAN.
Staffku kenapa belum muncul juga sih...
udah 09.30
**Jadi pengen jitak itu orang.


Posted by Hani on Jul 7, '11 9:17 AM for everyone

Ijinkan aku mencekiknya. **Baru hari senin sudah membuat ulah, staff gebleg

Sunshine After d'Rain: Pekerjaan Bagaikan Bahasa Cinta

Sunshine After d'Rain: Pekerjaan Bagaikan Bahasa Cinta

Memikirkan Apa Abah.


Memikirkan apa abah?
Apa yang abah pandang?

Aku bingung melihat ekspresimu abah...
Aku bingung melihat arah tatapanmu...

Memikirkan Apa Abah.


Memikirkan apa abah?
Apa yang abah pandang?

Aku bingung melihat ekspresimu abah...
Aku bingung melihat arah tatapanmu...

maintenis :p







Posted by Hani on Jul 6, '11 9:39 AM for Hani's network

===============

saturindu wrote on Jul 6, '11
iya...dimaklumi deh....:))

hanifahnunk wrote on Jul 6, '11
iya...dimaklumi deh....:))
makasi ya sudah memakluminya :)
wkwkkwk

anazkia wrote on Jul 6, '11
Baiklah :)

hanifahnunk wrote on Jul 6, '11
anazkia said
Baiklah :)
Terima kasih atas perhatiannya...
**sok resmi le mbalesiii :p



Ketika Titha Terjaga


'Apa siy budhe'??

Saat dia tertidur, terlihat seperti malaikat.
Begitu bangun, ya Allah...aku lelah bergerak dengannya...
Huaaaa ini keponakan satu, tiap hari diajakin ibunya maen di kamarQ, alhasil...kamar pun berantakan :(
TItha kami yang ceriwis benar2 menuruni sifat2 kami :D

Baru saja dikasih coklat sama customer...hohoho baeknyaaaa....makasii yaaa :D **mumpung gagda bigboz, abisin aja ahhh

~^o^~ Hari Baru SEMANGAD Baru ~^o^~ **Status YM kantor yg penuh keceriaan, hohoho...

Dear Customer, kami akan melakukan maintenance. Untuk info dan lainnya silakan hubungi kami by phone. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terima kasih.

si trainee






Posted by Hani on Jul 5, '11 6:37 PM for Hani's network

trainer






Posted by Hani on Jul 5, '11 8:56 AM for everyone

===================

saturindu wrote on Jul 5, '11
amiiin...
ikut mendoakan

hanifahnunk wrote on Jul 5, '11
amiiin...
ikut mendoakan
Amiennnn......
terima kasih mas suga sudah mau ikut mendoakan :)
alhamdulillah lancar, tinggal ntar jadi trainee di branches :((

sulisyk wrote on Jul 5, '11
wah mbkde sudah menanjak karirnya, sulamat dueh :)

hanifahnunk wrote on Jul 5, '11
sulisyk said
wah mbkde sudah menanjak karirnya, sulamat dueh :)
hohohoho....
karierQ nanjak dg pesat kiy om sulis... :D
masalahnya q jadi bingung...statusQ apa ya???kok jadi rangkep2... T___T
wkwkwk
**doakan kenaikan gaji ya om...ntar q traktir deh ;p

Trainee-nya imut2, usia 32th tapiiiii wajah 22an...huuuaaaaaa borosss wajahku ixx... :(( **Alhamdulillah paringi lancar

Dulu trainee sekarang trainer...Gubraaagggzzzzz..... :)) Mudahkan kegiatan kami ya Allah...Amien **moga2 lebayQ gag keluar ;p

Pekerjaan Bagaikan Bahasa Cinta

Sudah lama aku bekerja, baik sebagai parttimer atau pun sebagai karyawan full time. Pada setiap pekerjaan tsb, aku selalu temukan pengalaman baru, yg menyenangkan sampai menyebalkan.

Ketika menjadi penjaga rental komik, ku dapatkan kesempatan baca komik, novel dan majalah GRATIS. Di sana aku belajar menyampul, mengklasifikasikan jenis2nya, dan menginput semua data tsb di kompi. Bertemu dengan customer yg rata2 remaja dengan gaya dan bahasa alay-nya. Memberiku kesempatan untuk mengenal dan bersahabat tanpa memandang usia. Makan bareng, maen bareng dan juga diskusi.
Hampir di setiap kesempatan bertemu, mereka shared kegiatan dan rencana-rencana mereka.

Beda lagi ketika menjadi kasir di warnet Dipo. Pada prinsipnya, jadi kasir itu harus PAS, tidak nombok dan tidak lebih. Mudah kan? Hmm...nyatanya sulit banget, kita harus ekstra tajam melihat uang dan kembaliannya. Apalagi kalau serombongan customer (anak2 unyil) mau bayar smentara nominal uang yg dibayarkan berbeda, ough benar2 stressss...(lebay ix).
Masa training di Dipo memaksaku untuk disiplin, tepat dan care dg sekelilingku. Trainerku mengajarkan bahwa kerja itu bukan didikte atau disuruh, tapi dg inisiatif. Lihat baik2, pelajari dan kerjakan.
Di dipo 66 aku bertemu dengan customer dari segala usia, dari anak SD sampai mahasiswa. Hampir semuanya masih tergantung dengan orang tua (dari segi finansial). Semuanya ingin cepat dan sering tidak mau antri, di sini kita berperan serta mendidik mereka untuk belajar antri... "ANTRIIII yaaa dekkkk"
Ketemu juga dengan teman-teman kasir sesama mahasiswa yang parttime. Belajar menerima perbedaan cara kerja yang jelas-jelas ada. Mandiri dan datarkan ekspresi ^o^.

Lepas dr Dipo, Pekalongan menjadi tempatku bernaung. Bekerja dg Pak Iwan dan Mba Tut benar2 menyenangkan. Berawal dari almamater SMA yang sama, kami menjadi tim yang hebat (insyaallah).
Aku belajar apa ya di sini? Hmm...belajar tentang dunia perpaketan lah tentunya. Dunia baru bagiku. Bertemu dengan customer yang rata-rata dewasa, maka gaya bahasa remaja yang alay pun harus dihilangkan. Layani customer dengan baik, siapa pun dia. Customer adalah raja.


Yang jelas ya, ketika bekerja di mana pun tempatnya bedakan mana tugas pribadi, mana tugas kantor dan mana tugas negara. Jangan ketika kita bekerja malah asyik sms'an, bbm'an dan chattingan. Bekerja dengan semangat tanpa membawa permasalahan di luar. Ribut dengan pacar? Walau hati dan pikiran kacau, dikulkaskan saja, tidak perlu mood jelek di bawa ke tempat kerja.

Pekerjaan bisa menjadi protagonis dan juga antagonis. Tinggal bagaimana kita memandangnya. Bagaikan bahasa asing yang tidak kita mengerti artinya...bagaikan bahasa cinta. Apa yg kita cari dalam niat itulah yg didapatkan. Ketika orientasinya gaji, ya hanya nominal itu yang kita peroleh. Padahal dalam bekerja bukan hanya nominalnya saja, ada pengalaman, relasi dan hal-hal baru. Bekerja bisa kita bawa santai kok, kita sesuaikan ritme kita dengan pekerjaan. Membuat hati senang dan nyaman, pekerjaan pun selesai dengan baik.

**Yang jelas, bekerja di mana pun...aku tetap menjadi joki tugas. Hohoho hasilnya lumayannnn.... ^0^

Tidak bisa mengatur uang

Teman kantor, baru tanggal 2 sudah gadein HPnya karena ndak punya duit. Heran banget kan... Lha baru tanggal 2 kok sudah kehabisan duit. Padahal tanggungan keluarga ndak ada, bayar sekolah atau kuliah juga ndak. Padahal dia masih ngikut orang tua lho. Trus uangnya buat apa???
Haduhh...
Aku sendiri, pernah menjalani 5tahun hidup di kos dengan pas2an tanpa duit kiriman. Jadi ketika sekarang tinggal bersama orang tua lagi, benar2 ndak kerasa kesulitan tanpa duit. Lha makan dsb ditanggung orang tua. Enaknya hidup...
Asalkan kita hidup dengan hemat, aku rasa pengeluaran kita paling-paling untuk pulsa saja dan kebutuhan bulanan yg wajar. Jadi duit gaji masih bisa ditabung, ndak langsung habis gitu aja.
Tapi orang kan beda-beda ya. Yang terlalu ngirit (seperti aku) ada, yang wajar2 saja ada, apalagi yang boros...balik ke diri kita masing-masing, bagaimana pintar-pintar kita mengatur keuangan kita.

#LovelyHani

#Lovely Honey

Di setting oleh Hanifah Sya'roni dengan segala kegalauan hati hihihi. Diberdayakan oleh Blogger.