pesan abi

Bila engkau tetap percaya pada diri sendiri

Pada saat orang lain telah ragu

Bila engkau telah sanggup menghiasi wajahmu

Dengan kesabaran dan menunggu dengan tenang

Padahal berbagai tuduhan telah ditimpakan kepadamu

Bila engkau telah sanggup mengambil kepastian

Dengan tidak dipengaruhi angan-angan

Dan senantiasa dapat mengendalikan pikiran

Bila engkau telah sanggup mengatasi hidup

Tiada terlonjak gembira bila ia datang

Dan tidak bersedih bila ia pergi

Bila engkau telah sanggup menahan pukulan

Melihatmu yang berharga dan keiklasan hatimu

Diambil jadi senjata oleh orang – orang rendah budi

Untuk menantangmu

Bila engkau telah sanggup menentukan hatimu

Dan menguatkan parasaanmu ketika bertemu dengan berbagai kesulitan

Bila engkau telah sanggup mendorongkan hatimu

Kemuka dalam perjuangan hidupmu

Dan menghadapi dunia baik pada waktu manis atau pahit

Dengan tetap memelihara keutamaan dirimu

Bila benci musuhmu dan sayang temanmu

Tidak lagi mempengaruhi tegakmu yang adil

Bila engkau telah sanggup mengambil hikmah pergiliran zaman

Dan mengambil manfaat dari pergantian hidup

Bila engkau telah sanggup menghadapi semua itu

Maka nyatalah bahwa engkau seoarang pahlawan

Dan engkaulah yang berhak mempusakai dunia seisinya

Pria dan Wanita emang susah ...

( PRIA BILANG... )

Wanita Emang Susah....


wanita adalah wanita...,

jika dikatakan cantik maka dikira menggoda..,

wanita adalah wanita...,

jika dibilang jelek maka disangka menghina..,

jika dikatakan ia perhiasan terindah didunia ia bangga,

jika, apapun "perhiasan yg berharga" itu layak ditutupi dan disembunyikan ia setuju..(supaya terjaga)

tapi bila disuruh menutup "perhiasannya/kecantikannya" maka dia enggan...,

dan bila dilecehkan ia menyalahkan sepenuhnya pria..!

wanita adalah wanita...,

jika dikatakan siapa yg paling dibanggakan olehnya, kebanyakan bilang "ibunya",

tapi kenapa ya..lebih bangga jadi wanita karier..(padahal ibunya "ibu rumah tangga")

wanita ....

bila diluruskan supaya bener memerah mukanya, (marah, sambil bilang "sok bener lo!")

bila diingetin tetep memerah mukanya, (marah juga rupanya, sambil bilang "sok tau lo!")

bila dimanja dan disanjung..?? eh, tetep memerah mukanya (kali ini tersipu malu, sambil bilang "ah, masa?")

wanita adalah wanita...,

inginnya dibilang emansipasi...,

tapi kegerahan dibilang "macho",

maunya disamakan dg pria..,

tapi menolak benerin genteng rumah! (sambil bilang, "masa disamakan sama cowok!?")

Wanita...,

bila dibilang lemah dia protes...

jika pacarnya tidak mau antar pulang dia bilang keterlaluan,

maunya diperlakukan sama dg pria..,

tapi kesel nggak dikasih tempat duduk di bis kota oleh pria disampingnya (dan bilang "egois amat ni cowok?")

bila dikatakan kuat itu maunya..,

tapi bila sedikit bersedih ia cepet menangis...,

tapi....

Wanita adalah wanita...

dan wanita bukan perempuan atau cewek semata...,

tapi bagaimanapun juga aku suka wanita! (swear..)

____________________________________________


( WANITA BILANG... )

Pria Memang Susah..........

Pria memang susah untuk dibuat bahagia:

Masalah-masalah yang timbul pada Pria

Jika kamu memperlakukannya dengan baik,

dia pikir kamu jatuh cinta kepadanya.

Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.

Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untuk menggodanya,

jika tidak dia bilang kamu kampungan.

Jika kamu berdebat dengannya,

dia bilang kamu keras kepala,jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.

Jika kamu lebih pintar dari pada dia,

dia akan kehilangan muka,

jika dia yang lebih pintar, dia hebat.

Jika kamu tidak cinta padanya,

dia akan mencoba mendapatkanmu,

jika kamu mencintainya,

dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.

Jika kamu beritahu dia masalah mu,

dia bilang kamu menyusahkan.

Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.

Jika kamu cerewet pada dia,

kamu seperti seorang pengasuh baginya,

tapi jika dia yang cerewet pada kamu,

itu karena dia perhatian.

Jika kamu langgar janji kamu,

kamu tidak bisa dipercaya,

jika dia yang ingkari janjinya,

dia melakukannya karena terpaksa.

Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar,

kalau dia yang merokok , dia adalah seorang gentleman.

Jika kamu menyakitinya, kamu sangat kejam,

tapi kalau dia yang menyakitimu,

itu karena kamu terlalu sensitif dan terlalu sulit untuk dibuat bahagia!!!!!

Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok,

mereka pasti bersumpah kalau ini tidak benar,

tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka,

mereka akan bilang kamu egois.


nb:

YANG TIDAK MERASA BERARTI TIDAK PROTES!

DAN YANG MERASA PASTI DIEM.

(hayoo!!)


The Girl’s said

kalo cowok ganteng berbuat jahat

cewek-cewek bilang: nobody's perfect

kalo cowok jelek berbuat jahat

cewek-cewek bilang: pantes...tampangnya kriminal


kalo cowok ganteng nolongin cewek yang diganggu preman

cewek-cewek bilang: wuih jantan...kayak di filem-filem

kalo cowok jelek nolongin cewek yang diganggu preman

cewek-cewek bilang: pasti premannya temennya dia...


Kalo cowok ganteng pendiam

cewek-cewek bilang: woow, cool banget...

kalo cowok jelek pendiam

cewek-cewek bilang: ih kuper...


kalo cowok ganteng jomblo

cewek-cewek bilang: pasti dia perfeksionis

kalo cowok jelek jomblo

cewek-cewek bilang: sudah jelas...kagak laku...


kalo cowok ganteng dapet cewek cantik

cewek-cewek bilang: klop...serasi banget...

kalo cowok jelek dapet cewek cantik

cewek-cewek bilang: pasti main dukun...


kalo cowok ganteng diputusin cewek

cewek-cewek bilang: jangan sedih, khan masih ada aku...

kalo cowok jelek diputusin cewek

cewek-cewek bilang:...(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari atas ke bawah, liat dulu dong bentuknya)...


kalo cowok ganteng ngaku indo

cewek-cewek bilang: emang mirip-mirip bule sih...

kalo cowok jelek ngaku indo

cewek-cewek bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot...


kalo cowok ganteng penyayang binatang

cewek-cewek bilang: perasaannya halus...penuh cinta kasih

kalo cowok jelek penyayang binatang

cewek-cewek bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi...


kalo cowok ganteng bawa BMW

cewek-cewek bilang: matching...keren luar dalem

kalo cowok jelek bawa BMW

cewek-cewek bilang: mas majikannya mana?...


kalo cowok ganteng males difoto

cewek-cewek bilang: pasti takut fotonya kesebar-sebar

kalo cowok jelek males difoto

cewek-cewek bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?...


kalo cowok ganteng naek motor gede

cewek-cewek bilang: wah kayak lorenzo lamos ...bikin lemas...

kalo cowok jelek naek motor gede

cewek-cewek bilang: awas!! mandragade lewat...


kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek

cewek-cewek bilang: ini baru cowok gentlemen

kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek

cewek-cewek bilang: naluri pembantu, emang gitu...


kalo cowok ganteng bersedih hati

cewek-cewek bilang: let me be your shoulder to cry on

kalo cowok jelek bersedih hati

cewek-cewek bilang: cengeng amat!!...laki-laki bukan sih?


Kalo cowok ganteng baca ini

langsung ngaca sambil senyum-senyum kecil, lalu berkata "life is beautifull"

kalo cowok jelek baca ini, Frustasi, ngambil tali jemuran, trus triak sekeras-kerasnya

"HIDUP INI KEJAAAAMMM....!!!"

catatan trimester II

Trimester 2 tahun 2007-2008 yang dimulai pada 8 januari 2008 telah berakhir beberapa minggu yang lalu...tepatnya 24 april 2008…menyisakan rasa kecewa dalam hatiQ…karena hasil nilai yang keluar tidak sesuai dengan harapanQ…

Di trimester 2 yang telah berlalu ini kami memasuki program penjurusan, sebagian besar teman-teman memilih konsentrasi ke pendidikan, hanya 8 orang ( termasuk q ) yang memilih konsentrasi industri. Walau kami terbagi dalam 2 konsentrasi yang berbeda tapi kami semua masih bertemu dalam 4 mata kuliah diantaranya mata kuliah Bimbingan dan Konseling Karier, Pemahaman Individu II, imbingan Kelompok dan Metodologi Pengajaran…kecuali mata kuliah psikologi industri.

Trimester ini begitu menyenangkan pada awalnya…dengan beberapa teman baru yang q kenal, q begitu bersemangat mengikuti perkuliahan…mengerjakan tugas-tugas dan mencatat apa yang dosen katakan….semua mata kuliah tersebut menarik bagiQ…seperti biasanya, semua dosen pengampu mata kuliah ini juga lebih banyak memberikan tugas kelompok membuat makalah yang kemudian harus kami presentasikan…semuanya berjalan dengan lancer sampai pada bulan februari lalu saat q mendapat panggilan operasi skingraff oleh YCB di Jaksel..

Bingung, tu yang q rasa..operasi penting…kuliah juga penting…beberapa teman mengusulkan q untuk cuti, tapi q piker mending ijin saja, karena pra dan pasca operasi hanya membutuhkan waktu -/+ 3 minggu saja.

Akhirnya pada tanggal 21 februari q ditemani ibu berangkat ke Jakarta untuk memenuhi panggilan operasi tentu saja setelah mengurus perijinan dengan dosen-dosen pengampu mata kuliah yang q ikuti. Bisa dibilang operasi berjalan dengan lancar dan sukses, walau meninggalkan alergi pada coklat dkk bagiQ…

ijin kuliah selama 1 bulan membuatQ tertinggal kuliah begitu jauh dari teman-temanQ yang lain..q tidak bisa mengikuti beberapa presentasi kelompokQ dan juga beberapa tes psikologi dalam mata kuliah Pemahaman Individu II

dengan khawatir q hubungi para dosen pengampu untuk meminta tugas susulan, ada yang memberikan tugas dan ada yang tidak…

dengan penuh semangat tugas-tugas susulan itu q kerjakan ( awalnya )...hingga q hamper stress..semua tugas itu numpuk dengan deadline yang terus mendekat…diantaranya mata kuliah Bimbingan Karier antara lain

Ø Tugas membantu merencanakan karier pada siswa SMA

Ø Satuan layanan Bimbingan Karier konsentrasi Industri

Ø Makalah ” Hubungan antara Gender dan Karier ” (pada akhirnya tidak q selesaikan)

Ø Poster dan wawancara dalam Bimbingan Karier

Mati-matian q kerjakan semua tugas ini, dan q kumpulkan kecuali makalah tentang gender tersebut....

Yang pertama q kumpulkan adalah satuan layanan Bimbingan Karier..yang tentu saja dengan topik dalam konsentrasi Industri...

Tapi ternyata setelah satlan itu q kumpulkan...1 minggu kemudian dosenQ menagih tugas tersebut dan mengatakan kalau q belum mengumpulkan satlan...q yang jelas-jelas sudah mengumpulkan tentu saja membantah hal itu...q katakan q sudah mengumpulkan...

Usut punya usut ternyata satlan yang sudah q kumpulkan itu hilang

Dan dosenQ mengatakan bahwa hilangnya satlanQ itu murni kesalahanQ sendiri karena q terlambat mengumpulkannya...dan terserah q mau mengumpulkan lagi atau tidak...karena yang butuh bukan beliau tapi q...

Mendengar hal itu q langsung down....

Wussss...seluruh smangatQ untuk mengerjakan tugas-tugas beliau langsung lenyap tanpa bekas...yang tersisa hanya rasa kecewa, dongkol dan sedih...

Makalah tentang gender yang baru separuh jadi langsung tidak q ingat-ingat lagi...q tinggalkan bagitu saja tanpa q selesaikan...apalagi mengumpulkannya....

Q tetap mengumpulkan tugas-tugas yang lain q juga tetap ikut tes lisan ( walau sepertinya beliau juga tidak menganggap q mengikuti test )....

............................................................................

Dan pada akhirnya semua kekecewaan ini menjadi semakin besar saat nilaiQ keluar...3 nilai BC ada di transkrip nilaiQ...dan 2 AB... ya Allah...setelah mati-matian berusaha untuk terus bisa kuliah...ini yang q dapat...benar-benar tidak sesuai dengan harapanQ...tidak salah kan bila q berharap di 5 mata kuliah tersebut q dapat nilai AB semua dan kalau bisa nilai A...

Tapi nasi sudah menjadi bubur...yang sudah terjadi ini masih bisa q ubah lagi tahun depan...

Q janji...ini adalah nilai terjelekQ yang pertama dan yang terakhir...tidak akan ada nilai BC lagi di transkrip nilaiQ...

Trimester 2 yang sudah berlalu membawa pelajaran berharga bagiQ...agar q lebih bijak dalam mengatasi konflik dengan orang lain...qt tidak bisa dengan mudahnya memakai contending dalam suatu konflik yang melibatkan orang yang mempunyai kekuasaan lebih besar dari qt...

Selain pelajaran tersebut...trimester 2 juga membawa perubahan yang lebih baik...permusuhan yang dulu terjadi antara q dengan 3 diva’s n gank sudah hilang, menjadi persahabatan yang lebih indah...

Semoga perjalananQ selanjutnya lebih baik lagi...

Amien...

remas , part 1

3-4 mei 2008 lalu q mengikuti rembug nasional Askarlo di jogja, tentu saja sebagai ‘penggembira’…

Acara rembug nasional (remas) ini dalam rangka untuk membahas ART dan program kerja Askarlo untuk ke depannya. Q yang belum pernah pergi ke jogja ngerayu mbak dian n mbak iyeng untuk ikut acara ini…yah gak sampai nangis-nangis siy…tapi tetep dengan jurus-jurus rayuan maut…he…he…

Akhirnya diputuskan…q berangkat ke jogja bareng mbak dian spa ( askarlo ’84) yang bertempat tinggal di Semarang…tentu saja q terlebih dahulu nginap di rumah beliau.

Jum’at 2 Mei, q berangkat SMG dari SL3 untuk menginap di rumah mbak dian, sehingga sabtu pagi bisa langsung berangkat bareng… q yang buta jalan ( di SMG ) harus menunggu jemputan mbak dian & misoa terlebih dahulu. Dengan ditemani hujan rintik-rintik dan bau martabak telur ( makanan kesukaanQ ) yang menyengat, q duduk menunggu di depan pos polisi di sebelah ayam goring suharti sambil membaca komik Gober…hamper ½ jam, barulah pak soni & mbak dian sampai di depanQ…wussss….secepat kilat q masuk mobil beliau dan mengenakkan diri duduk manis di jok belakang ( belakang pa tengah ya?)…kemacetan jalan di SMG di sepanjang perjalanan kami menuju rumah mbak dian&keluarga menjadi pelengkap sore itu…

Sampai di tempat tujuan…oleh mbak dian q diperkenalkan dengan cowo kebanggaannya, doni sang anak kesayangan yang seumuran dengan adikQ fahmi di Pekalongan sana…doni yang agak pemalu sore itu sedang kedatangan 2 temen cewe…nah loh…(ada yang ngiri???)

Malam itu…jadi lah q nginap+di jamu di rumah mbak dian sekeluarga

Hehehe…

…….

Sabtu,3 mei 2008

Pagi-pagi q & mbak dian diantar pak soni kea gen bus Joglosemar di jl.pemuda…jam 8 tepat bus kami berangkat menuju jogja…

Q kira (tadinya) SMG-JOGJA tu deket…tapi ternyata…jauuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhh buangettt…melewati Ungaran, Bawen, Ambarawa, Magelang dengan pemandangan yang berbeda-beda…Badan rasanya pegal bangaet…pantat panas & luaaappppeeerrrrr…

Jam 11 kurang 15 ( 10.45 ) kami tiba di Hotel Borobudur Jogja… sudah ditunggu adik mbak dian yang kemudian mengantarkan q sampai Wisma MM UGM tempat berlangsungnya REMAS…

Acara sudah dimulai, q diperkenalkan terlebih dahulu sebagai anggota Askarlo SMG dengan askarlo lain yang lebih senior dari q…

Acara yang begitu padat dikemas rapid dan menyenangkan oleh tim Penala Hati, dengan diselingi beberapa permainan tiyap kali sesi baru dimulai…

Sampai jauh malam acara merembug ART berlangsung …yang kemudian dilanjutkan dengan presentasi IT oleh paklik mamat & om wendy sampai sekitar pukul 23.30…lelah..ngantuk dan bosan…hehehehe… tapi semua itu cukup terhilangkan oleh Lumpia dan wingko babat oleh-oleh mas anton ( sajenQ asline..hehehe )yang cukup dikerubuti oleh para askarloer

Begitu acara ini berakhir…kami semua langsung ngacir menuju kamar masing-masing…q dengan mbak yati ( kontingen pekalongan ) mendapat kamar 507…kami langsung siyap-siyap bubox…tapi..belum sampai bubox, kamAar kami digedor oleh om bandrio..dan terjadilah “drama penculikan” mbak yati..hehe q juga diajak, tapi males…q gak kuwat nahan kantuk…mending buwat bubox..

…………………..

Hargai Waktu

Kenapa Waktu itu begitu berharga? begitu kita sadar semuanya sudah terlambat ...lalu kita menyesal. Yang perlu kita ketahui mengenai waktu

Waktu itu:


1. Waktu tidak bisa kembali
kadang-kadang kita cuma bisa menyesali apa yang sudah terjadi di belakang kita...padahal kita tidak bisa memutar waktu..., kalau sudah begini kita jangan berhenti pada masa lalu, kehidupan yang akan kita jalani ke depan jauh lebih panjang dan berarti...maka segera kejar ketinggalan kita.

2. Waktu tidak bisa menunggu
terhadap siapapun, mau orang kaya, miskin, anak-anak, orang tua, waktu tidak kenal kata "tunggu dulu". Waktu akan terus berjalan tanpa ada yang bisa menghalangi. Jadi, berhentilah berandai-andai "andai bisa kuhentikan waktu". Hadapilah masalah yang ada, tentunya dengan menjadikan Tuhan sebagai jawaban atas setiap masalah yang ada, karena pemikiran-pemikiran kita cenderung negatif ketika menghadapi masalah.

3. Waktu tidak bisa dimiliki, tetapi hanya bisa dipakai
Kesuksesan yang lalu biarlah berlalu, kita tidak bisa terus membanggakan kenangan masa lalu kita. teruslah berkarya untuk menghasilkan yang lebih baik.
Jangan cepat merasa sombong dengan apa yang kita telah capai sekarang. Tetaplah mengucap syukur.

Jadi, sudah tepatkah kita dalam menggunakan waktu ? Belajarlah dengan bijak dalam menggunakan hari-hari kita , karena kita tidak bisa mengulang detik ini, menit ini, jam ini dan hari ini....

celoteh riangQ masa itu , part II

Kamis, 4 juni 1992 Aku dibangunkan bapak sejak jam 4 pagi. Bapak membawakanku oleh-oleh tadi malam. Kata bapak, bapak mau berangkat siaran pagi, jadi nanti siang aku mengambil rapor dan ijazah TK dengan ibu, bapak tidak ikut menemani. Bapak juga berpesan supaya aku tidak nakal dan membantu ibu juga tidak mengusili adik-adikku. Bapak berangkat jam 4 pagi. Sedang aku, dimandikan ibu. Sehabis mandi ibu memakaikan seragam TK ( kaos olahraga ) juga mendandaniku. Ibu membawaku ke kamar tidur untuk menjaga fahmi adik laki-lakiku yang masih berumur 1 tahun. Waktu itu fahmi dan isti masih tidur. Sementara ibu, kembali ke dapur untuk memasak. Jam 5 pagi, fahmi menangis minta minum. Aku panggil ibu…ibu yang datang kemudian menyusui fahmi sambil menidurkannya lagi. Ibu memintaku untuk mengecilkan ( nglerepke ) api kompor. Tapi aku tidak melakukannya. Aku malah bermain kompor. Dengan kayu kecil (utek-utek) di tangan kanan aku masukkan ke minyak di dalam kompor, kemudian aku bawa ke api, dan masih dengan api menyala aku masukkan lagi ke dalam minyak, berkali-kali. Sampai yang terakhir, minyak dari kayu netes ke kaos olahragaku…api dari kompor ngedlop ke kaosku mengejar tetesan minyak yang tak seberapa banyak itu. bermula dari api yang kecil di ujung pinggangku, tidak kusangka akan menjadi demikian besar. Dengan tangan kanan dan tangan kiri aku berusaha memadamkan api di badanku….tapi tidak berhasil. Bukannya padam, api semakin besar sampai ke wajahku. Karena panik, aku lari ke dalam rumah sambil memanggil ibu. Begitu melihatku, Ibu yang sedang menggendong fahmi langsung menyeretku ke dapur lagi dan menyiramku dengan 2 ember air. Api yang padam menyisakan aku yang gosong dari ujung kepala hingga perut…ibu yang masih shock aku tinggalkan, aku menghampiri kaca besar di ruang tengah untuk melihat apa yang aku alami….namun tidak ku lihat bayanganku yang dulu…hanya ada sosok hitam kemerahan…aku bertanya kepada ibu…buk, iki aku?”

Keributan di rumahku pagi buta itu, membuat tetangga berdatangan. Mereka ingin tahu apa yang terjadi dengan kami, begitu melihat keadaanku, mereka hanya bisa bilang “kok bisa?” , “ ibunya ngapain ?” .mereka semua melupakan bahwa ini semua terjadi karena kehendak Allah SWT...

Akhirnya salah seorang tetangga memanggilkan becak untuk membawaku ke rumah sakit. Sebelum sampai rumah sakit yang jaraknya 21 KM dari rumahku itu, kami mampir ke dr.Matori untuk periksa. dr.Matori tidak bisa bilang apa-apa, beliau menyuruh kami untuk segera ke RSUD Kraton. Beliau menelpon UGD RSUD untuk mengabarkan kedatangan kami, sehingga begitu becak kami sampai di kraton, perawat dan paramedic langsung mengurusku. Bapakku di radio walisongo yang dihubungi oleh dr.Matori shock saat melihatku di UGD, bapak yang menangis jatuh terduduk di samping brangkarku. Sementara budheku pingsan dan ibuku duduk termangu di depan UGD. (Sampai saat ini, ibuku terkadang begitu terlihat kesakitan saat menatapku. Kejadian ini telah menyakitinya dengan demikian parah.)

Di RSUD kraton, aku diletakkan di ruang isolasi karena luka bakar yang aku alami seluas 45 % . selama 10 hari pertama 3 dokter spesialis yang menanganiku. Dr.Edy Anggoro SpB, spesialis anak dan spesialis mata. Saat itu aku yang tidak sadar kadang meracau menyanyikan lagu-lagu yang diajarkan di TK yang membuat keluarga besarku semakin sedih. Jari-jari tngan kananku lengket (seperti mencengkeram) tidak bisa lepas. Tapi Alhamdulillah jari-jari ini bisa terlepas setelah ditelateni ibuku dan perawat dengan dikompres memakai cairan NaCL. Di kraton, aku dirawat selama 33 hari. Selama proses perawatan hanya kesakitan yang aku rasa apalagi saat pengobatan dilakukan oleh para perawat tiap jam 9 pagi. Sekujur tubuhku yang gosong dan melepuh digosok oleh mereka dengan kain kasa dan diguyuri dengan NaCL, kemudian digosok lagi dengan kasa dan obat merah…baru setelah itu ditutup dengan sufratule. Tiap kali aku diobati, hanya jerit tangis yang keluar dari mulutku...begitu sakit sekujur tubuhQ... ( celoteh riangQ dulu...tidakLah hilang...celoteh riang itu masih ada...terus tumbuh p saat ini).

Setelah 33 hari, dr.Edy Anggoro menyarankan kepada bapak untuk membawaku ke RSDK di Semarang untuk operasi transplantasi kulit di luka bakarku. Tapi bapak menolak dan membawaku pulang. +/- 3 bulan di rumah terjadi kontraktur/perlengketan pada bagian-bagian tubuhku. Ketiak kanan menempel pada badan, dagu menempel pada dada dan bahu kananku menempel pada bawah pipi kananku. Bapak yang bingung akhirnya membawaku ke dr.Edy Anggoro. Oleh dr.Edy Anggoro bapak diminta untuk membawaku operasi ke RSDK, karena di pekalongan tidak tersedia fasilitas pembedahan yang memadai untuk mengoperasiku.

Kami semuanya akhirnya pergi ke RSDK, bapak, ibu, aku isti dan fahmi. Di UGD RSDK, bapak dimarahi dr.Jajang Prawira. Beliau memarahi bapak habis-habisan karena kontraktur yang aku alami. Setelah opname beberapa hari, dr. FX Sutoko ( sang jenderal ) melihatku mendatangiku…kembali bapakku kena semprot. Oleh dr.sutoko aku dijadwalkan operasi pada 17 Desember 1992, untuk melepaskan perlengketan dagu dan dada. Tapi anestesi tidak berhasil karena pada saat operasi selang oksigen untuk ke paru-paru tidak bisa masuk ke paru-paru. Hal ini disebabkan oleh karena posisi tulang leherku yang sangat nekuk. Operasi ini dinyatakan gagal oleh dokter. Aku dikembalikan ke bangsal bedah.

Keesokan harinya diadakan convrensi kasus oleh para dokter anestesi, calon dokter anestesi dan petugas-petugas anestesi yang dipimpin oleh dr.Yasri ( kepala bagian anestesi) yang membahas sebab-sebab kegagalan operasiku dan cara-cara yang bisa ditempuh dalam mengoperasiku, juga kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Hasil rontgen posisi tulang leherku dari segala arah. Tentu saja aku hadir di pangkuan bapakku. Rapat ini merupakan studi kasus bagi para calon dokter anestesi dan juga para dokter tersebut. Beberapa dokter sempat menanyai bapakku tentang kebiasaanku sehari-hari. Diputuskan 24 Desember 1992 tindakan pembedahan akan dilakukan lagi.

Operasi ini berhasil. Jam 07.30 masuk ruang bedah sentral dan jam 13.00 baru selesai operasinya. Untuk operasi ini, diambilkan donor dari paha kananku, bukan main lebarnya. Perawatan pasca operasi berjalan dengan baik dan agak merepotkan bagi para perawat, karena aku (yang pada dasarnya tidak bisa diam) langsung mengadakan sidak di bangsal bedah begitu dokter memberikan ijin untuk turun dari bed…walau harus dengan jengklek dan dengan leher menengadah.

18 januari 1993 diadakan lagi operasi skingraff untukku, kali ini ketiak kanan yang menjadi sasaran. Untuk ketiak diambilkan donor dari kulit paha kiri. Klop sudah…kaki kiri yang tadinya menjadi tumpuanku untuk jengklek harus ku istirahatkan. Aku sempat membuat para perawat tidak mau mengobati luka operasiku karena kerewelanku.

25 april 1993, faiz adik bungsuku lahir, membawa keceriaan dan tanggung jawab tersendiri dalam keluargaQ.

Juli 1993, aku dimasukkan ke SD Muh Pangkah oleh bapak dan ibu. Waktu itu, teman-teman rame-rame menontonku. Aku tahu dan menyadari hal itu. cara mereka memandangku tidak akan aku lupakan…begitu…berkesan bahwa aku adalah makhluk aneh. Aku marah, sakit hati dan sedih serta merasa ketakutan sekali, rasanya tak mampu berdiri di atas kedua kakiku sampai-sampai aku berpegangan erat pada sabuk sebelah kiri pinggang bapakku.

Aku mulai sekolah di SD Muh Pangkah, yang jaraknya beberapa ratus meter dari rumah. Berangkat dan pulang antar jemput bapak, kadang juga ibu. Secara umum tidak ada kendala dalam proses KBM maupun pergaulan sehari-hari dengan teman sekolah. Suatu hari, salah seorang teman sekolahku yang bernama ridhowi mengejekku dengan kata-kata yang sangat menyakitkan. Aku tidak terima, aku marah besar. Seisi kelas aku obrak abrik, dan temanku itu hampir aku hajar, tapi dia cukup beruntung bisa melarikan diri dari hadapanku. Beberapa teman pergi ke rumah laporan pada orang tuaku. Bapak datang menjemputku langsung. Beliau tidak memarahi ridhowi, bapak hanya membujukku untuk berhenti menangis dan tidak marah lagi. Bapak mengajakku pulang. Di rumah beliau menceramahiku untuk tidak pernah menangis lagi di depan teman atau pun musuhku. Kata bapak, bila mereka mengejek, aku boleh membalas ejekan mereka. Baru bila mereka memukulku, aku boleh balas memukul sekeras pukulan mereka terhadapku. Kata bapak dan ibu, kalau aku ingin dihormati, kalau aku ingin melawan ejekan teman-teman maka aku harus pintar, aku harus belajar, aku harus tetap sekolah dan menjadi juara. Karena dorongan orang tuaku itu, aku berhasil menjadi juara kelas, bapak dan ibu tidak mau aku juara 2 atau 3, harus juara 1. Pernah aku pulang dengan juara 3, bapak tidak mau mengajakku bicara. Hal ini semakin memacu semangatku untuk belajar dan menjadi juara.

Saat libur kenaikan kelas II pada juli 1994, orang tua membawaku lagi ke RSDK, tetap dengan agenda rekonstruksi leher. Lagi-lagi operasi gagal dilakukan, aku tidak begitu jelas mengerti akan penyebabnya. Operasi dilakukan lagi pada 19 agustus 1994, Alhamdulillah berhasil…+ /- 2 bl di RSDK membuatku terlambat msuk sekolah. Tetapi hal ini tidak menyurutkan semangatku untuk menjadi juara kelas.

Aku saat itu sudah bisa menjalani kehidupan sekolah dengan gembira. Teman-temanku banyak ( maklum masih SD ). Sementara itu, perhatian dan kasih sayang orang tuaku tidak pernah berhenti mengalir. Mereka berdua tidak membeda-bedakan aku dengan ke-3 adikku. Kalau aku melakukan kesalahan, mereka memarahiku. Bahkan mereka tidak segan untuk memberikan hukuman. Mereka juga tidak pernah malu atas kecacatanku itu, mereka membawaku kemanapun mereka pergi, bukan untuk meminta belas kasihan orang , tetapi untuk melatih keberanianku bersosialisasi dengan orang-orang lain di luar lingkunganku, untuk PD dan menjadi manusia yang ada dan nyata. Inilah yang membuat aku tetap hidup sampai saat ini.

Setelah 3 tahun vakum, tidak operasi…pada Juli 1997 ( kenaikan kelas 5) aku kembali menjalani operasi rekonstruksi leher ( lagi ). Pada 14 juli 1997 dr.FX Sutoko dan dr.Karsono yang menanganiku. Operasi berhasil. Aku diantarkan ke ruang intensive oleh perawat. Sorenya aku berkali-kali tak sadarkan diri, aku sempat bilang pada bapak dan ibu yang menunggui di samping bed pak buk, aku cok’e orak kuat, cok’e aku bakal mati iki “. Bapak dan ibu menjawab “ yo kudu kuat mbak, mbak nung tak gowo mrene ben mari, mbak nung kudu kuat “ mereka berdua berkali-kali menepis perkataanku itu, dan meyakinkan bahwa aku pasti akan selamat. Saat itu orang tuaku dan perawat tidak tahu bahwa aku mengalami pendarahan. Sampai akhirnya, bapak yang akan membenarkan letak badanku di bed basah oleh darah di bawah leher dan badanku. Bapak yang kebingungan langsung melaporkan hal ini pada perawat jaga. Oleh perawat, orang tuaku di minta untuk menghubungi dokter jaga di UGD dan mencari darah untuk transfusi sebanyak 6 labu di PMI. Hampir tengah malam ketika aku di operasi di ruang intensive oleh dr.sergio ( asli timor-timur ). Ternyata yang menyebabkan pendarahan ini adalah rambutku yang termasukkan ke dalam gips dan rambut tersebut menggesek luka operasiku sehingga menyebabkan pendarahan. Waktu selesai operasi hari sebelumnya ( sebelum pendarahan ) Hbku 10 sementara setelah pendarahan Hbku turun menjadi 4. Alhamdulillah..aku tertolong. Saat itu, aku kapok untuk operasi lagi. Walau sekarang aku kembali menjalaninya.

############################

celoteh riangQ masa itu

Q Lahir di krapyak kidul pada hari Sabtu, 26 April 1986. Merupakan cucu pertama di keluarga bapak membuatku menjadi kebanggan keluarga besar bapak (ya emang c..di keluarga besar ibu, q jg cucu kebanggaan p sekarang..yang selalu dinanti n dicari). Lahir di Krapyak tidak membuatku betah untuk tinggal di sana karena hawa dan suasananya yang panas.

Sejak kecil aku sudah berpengalaman dalam merusak, terutama merusak buku menjadi kebiasaan masa kecilku. Bapak yang sering berbelanja buku, acap kali gigit jari dan menahan amarah saat melihat aku mencoret-coret dan menyobek buku-buku tersebut. Walaupun begitu, tidak berkurang rasa cinta bapak dan ibu untuk memperkenalkan aku dengan buku dan cerpen( buncil dr majalah ayah bunda).

Keluarga kami saat itu tinggal di rumah keluarga ibu di bligo. Jarak rumah yang begitu dekat dengan masjid Baiturrohman membuatku sering diajak bapak dan ibu jalan-jalan ke area masjid. Karena saat itu pampers belum popular, alhasil bapak dan ibu harus berulangkali ngepel lantai masjid yang aku ompoli. Tapi, baik bapak, ibu dan penjaga masjid Baiturrohman tidak berkurang sayangnya padaku.


Tinggal di Bligo bersama keluarga besar ibu, membuat aku akrab dengan saudara-saudaraku yang lain. (Alm) Mas Daleh (putra pakdeku dari pihak ibu) yang lahir 1 tahun setelahku, menjadi teman permainanku sehari-hari. Sedangkan mbak ela(putri bungsu budhe) menjadi orang yang paling sering nangis karena ulahku. Saat itu bisa dikatakan kasih sayang berlimpah ruah untukku( sanpai sekarang dink).


Umur 2,5 tahun, ibu melahirkan adik perempuan untukQ. Susu yang seharusnya untukku menjadi miliknya. Tentu saja aku tidak terima, isti adikku yang waktu itu masih di barut hampir celaka karena kecemburuanku. Dia hampir jatuh jatuh dari tempat tidur karena kakinya ku tarik. Untungnya bapak melihat hal itu. Sedikit demi sedikit kecemburuanku hilang terkikis oleh kesenangan karena mendapatkan adik baru(untuk dipamerkan) dan mainan baru. Tetapi, mainan baru juga berarti keributan baru. Keributan itu juga bermula dariku. Aku tidak mau meminjamkan mainan tersebut kepada yang lain. Karena aku satu-satunya perempuan kecil yang jadi pusat perhatian di keluarga besar budheku, membuat teman-teman pasrah menangis iri.

Kecerewetanku saat itu sudah menjadi rahasia umum. Saudara dan tetangga sering kali memancing kecerewetanku ini. Bahkan saat nangispun aku tetap cerewet. Tapi kata ibu dan bapakku, sebenarnya aku juga seorang pemalu. Terutama bila belum kenal dengan sekelilingku. Jika aku sudah merasa nyaman dengan lingkungan, maka akan terdengarlah celoteh riangku, itulah aslinya aku.

Di usia 4 tahun aku masuk salah satu TK di sapugarut. Pulang dan pergi dibonceng ibuku dengan sepeda. Aku senang di TK, bermain bersama teman-teman, bernyanyi dan menari. Tetapi, kesenanganku ini di TK Muhammadiyah Sapugarut ini hanya berlangsung ½ tahun saja. Karena keluarga kami pindah ke rumah baru di desa Kalilembu ( th 1990 ) kecamatan Kedungwuni ( sekarang kecamatan Karangdadap ).

Pertama kali meninjau rumah yang akan kami tempati sampai saat ini, hanya rasa senang yang ada dalam pikiran kami. Siang itu, aku duduk di depan di atas sepeda motor bapak, ibu yang sedang hamil dan isti duduk di belakang. Jalan antara bligo ke kalilembu melewati desa pakumbulan yang belum di aspal, sehingga kami harus ekstra hati-hati. Aku bilang pada bapak “pak, kok jalannya koyo naek kapal ?” . bapak dan ibu langsung tertawa, bapak bilang “ nanti kalau jalannya sudah bagus pasti tidak seperti naik kapal lagi, sekarang kamu pegangan yang kencang ya “. Ternyata sampai saat ini pun, kalau lewat jalan di pakumbulan tetap saja seperti naik kapal, maklum jalan tembus antar desa di tengah area persawahan.

Lingkungan di sekitar Rumah baru di desa Kalilembu, tidak seperti lingkungan sekitar rumah keluarga ibu atau pun keluarga bapak di krapyak. Di sekitar rumahku hanya ada sawah dan kebun, rumah tetangga jauh dari rumah kami. Belum ada jaringan listrik apalagi jaringan telepon ( sampai sekarang tidak ada ). Tiap malam kami memakai lampu petromax dan sentir untuk penerangan. Baru 1 tahun kemudian listrik sampai di lingkungan rumah kami. Ibuku melahirkan fahmi adikku seusai pindahan itu pada mei 1991.

Pindah rumah baru juga berarti pindah ke sekolah baru. Bapak dan ibu memasukkan aku di TK Aisyiyah di desa Pangkah. Kali ini bapak terkadang mengantar dan menjemputku dari TK. Di dekat TK ada seorang penjual makanan kecil. Pertama kali aku sekolah di sana, ibu penjual jajan itu menawariku ‘keong’ yang sudah dimasak. Dengan cepat aku menjawab “ hiii…blekicot kok di maem…”. Bapak dan ibu penjual langsung tertawa, bapak langsung meminta maaf pada beliau. Di TK ABA ini aku jalani selama 1,5 tahun. 1 tahun pertama aku sendirian, tapi di tahun ke-2 ada isti adikku yang menemani aku sekolah. Semuanya, rumah, sekolah dan adik baru. Dan, pengalaman baru.

###############

skingraff yg ke-9

Hari itu, kamis 28 februari 2008 q menjalani operasi skingraff lagi di klinik bedah sumber sejahtera jakarta pusat. Dengan dr.wicaksono SpBP dan dr.bisono SpB, SpBP yang melakukan tindak pembedahan. Dan 2 orang dokter anestesi serta beberapa paramedic. Operasi dijadwalkan jam 11 pagi, tapi dari jam 10an q sudah dipasang jarum infuse untuk memasukkan bius serta sudah ganti pakaian bedah. Walau ini operasiku yang kesekian kalinya tapi tetap saja aku ketakutan, badan berkeringat dingin dan detak jantung semakin meningkat. Q bahkan sempat mengirimkan sms ke BapakQ dan beberapa Askarlo untuk mengurangi rasa takutQ. Mungkin memang bagi orang lain, q terlihat begitu tenang, tanpa rasa takut..tetapi itu hanyalah tampak luar.

Ibu yang q lihat tenang dan terus menerus menguatkan q pun..pasti merasakan ketakutan yang sama seperti q, ketakutan kalau ada rintangan dalam operasi, dan yang lebih menakutkan lagi…adalah bila q tidak terbangunkan…

Tapi…semua itu lebih baik kami pasrahkan kepada Allah…karena Insyaallah semuanya akan berjalan dengan lancar…

Jam 11 kurang dokter wicak dan dokter bisono menjemputQ. Kurang dari 10 menit q sudah berada di dalam ruang operasi yang sudah disiapkan oleh paramedic. Dokter anestesi langsung mengurusku, memasang segala macam peralatan sambil mengajakku mengobrol. 5 menit kemudian q pun tertidur oleh bius.

Semua ketakutanQ lenyap tak berbekas, hanya ada kegelapan diseputarQ yang q rasa…setelah itu..q terbangunkan oleh rasa sakit yang menyayat di seputar perut dan bibirQ…

Dan rasa mual yang menyerang perutQ…

Sejak tersadar itu, q terus muntah dan muntah sampai hampir tengah malam

badanQ demam karena setiap makanan atau cairan sampai ke perutQ..5 menit kemudia q muntahkan lagi…

bibirQ terasa begitu tebal

begitu sakit

dan kecil, terbalut perban yang begitu tebal.

sampai jauh malam q tidak dapat tertidur nyenyak

begitu juga ibuQ yang terus menerus berjaga disebelahQ

mengurusQ setiap detiknya

dengan begitu cermat…

hari itu, q selamat…

dalam operasi yang q jalani

terima kasih Allah…atas lindunganMu

terima kasih teman-teman…atas doa kalian semua

atas perhatian kalian semua

terima kasih…

#LovelyHani

#Lovely Honey

Di setting oleh Hanifah Sya'roni dengan segala kegalauan hati hihihi. Diberdayakan oleh Blogger.