egoiz ? & payung...

Sore kemaren hujan lebat di salatiga. Aku di kamar ngerjakan tugas bimbingan karier, sambil terus diem. Sementara fitriya sedang siap-siap mo berangkat kuliah jam 5 sore. Aku masih sebel ma dia karena begitu tega membiarkan jemuranku basah kuyup kehujanan...aku menduga dia pasti akan meminjam payungku...HuH...
Benar aja, gak ada 5 menit..fitriya datang ke kamarku dan..langsung menngedor-gedor pintu kamar sambil teriak-teriak mau minjem payung...aku tetep diem..pura-pura lagi tidur...aku males aja kalau fitriya minjem payungku. Sambil nunnggu 3 atau 4 menitan, aku umpetin payungku di bawah tempat tidur...dan semua bahan bimbingan karier aku tata rapi di meja. Sambil pura-pura baru bangun, aku buka pintu kamar..eehh fitriya langsung aja nyelonong masuk...HuH...sebbbeeelll....
waktu dah di dalam dia bilang....
Pitriya : "mbak hanif...aku minjem payungmu..."
me : " payungku gak ada tu "
pitriya : "kok gak ada..??dimanaekk??"
me : " gak tau...kayae dipinjem temenku"
pitruya : " kok gak diminta sii mbakk??? "
me ; "emange napa??"
pitriya : " lho kan mau aku pake "
me : " mangnya yang beli kamu??? "
pitriya : " terus aku gimana kuliahe..ujan gini mbakk "
me : " gak tau deh..dah aku mo tidur "
Akhirnya dengan cemberut dia keluar juga dari kamarku. Langsung deh dia ribut minjem payung ma bu sri ( mantune mbahkosku ). Selain karena masih marah ma dia, aku juga kapok minjemin payung ma dia. Dulu payungku pernah dia pakai pas aku sedang pulang pekalongan, udah minjemnya gak ijin dulu...terus juga..payungnya dia rusakin. Pegangannya dia patahin dan bagian-bagian lainnya pun tak kalah rusaknya. Dia juga gak ngomong kalau payungkune dia rusakin...ngaku-ngaku pas aku gi mau pakai itu payung. Trus dia bilang ..
"ntar aku ganti mbak "
sampai sekarang dia gak ganti apa-apa..sapa coba yang gak marah.
Lagian juga, udah tau musim hujan..napa gak mau beli payung...paling harganya 12 rb ada..giliran payung dia gak mau beli...tapi tiap hari belanja yang gak perlu...gak ngambil yang penting dulu.
HuH.....


tanpa judul...

hari ini karena tidak ada kuliah jam 7 maka aku sempatkan untuk nyuci pakaian-pakaian kotor yang udah numpuk dikamar...lumayan banyak si...dari jam 6 pagi baru selesai jam setengan 8, masih sempet deh buat sarapan dan siap-siap kuliah...
jam 9 aku berangkat kuliah Pemahaman Individu II. Pak Lobby masih kali ini membahas tentang tes bakat khusus..ada beberapa multiple aptitude batterei yang dibahas...diantaranya ada CAT dan beberapa lainnya...dengan panjang kali lebar sama dengan luas (nyasar deh ) pak Lobby menjelaskannya kepada kami...sambil sesekali beliau bertanya "Mudeng??"
adduuhh... aku jawab "gak mudeng pak...malah mubeng "
sambil ketawa beliau bilang.."makanya kalian harus praktek mengerjakan test-test ini..jadi kalian nanti bisa mudeng..selasa depan kita koreksi hasil test kalian yang kemarin, baru etelah itu hari rabu kita test bakat.."
hufff...
memang untuk memahami materi Pemahaman Individu II ini kami harus lebih cermat dalam membaca buku-buku tentang psikology testing. Dan..tidak lupa mempraktekkannya...
Pak Lobby juga menyarankan kami semua untuk membuat kelompok agar bisa berdiskusi tentang psikology testing...
mendengar harus membentuk kelompok, pak Edi langsung mengajak aku dan riwayat untuk bersama-sama menjadi 1 kelompok..ya aku terima aja...lumayan gak usah repot-repot bikin.

jam 11 kuliah selesai, langit mendung tebal...karena mau hujan...
aku yang diajak olive untuk mengerjakan tugas ke posnet akhirnya memilih pulang kos..inget cucian di kos...belum sampai kos hujan sudah turun..
begitu sampai kos aku langsung lari ke belakang mau ngambil jemuran...tapi alhamdulillah semua jemuranku sudah diangkat oleh mbah kos dan mbah war..sambil ngomel-ngomel tentunya
mbahe bilang.."kowe kui minggat rengndi to??dicelukki soko mau kok rak nyaut-nyaut..lawange yo gembok'an.."
aku jawab.."aku kuliah mbah..ki nembe tok muleh.."
terus mbahe bilang lagi.." kae lho si fitriya, ngentasi kumbahan kok wek dewe tok..wek liyane rak dientasi sisan"
Astagfirullah...segitu teganya fitriya ma kami...cuma ngangkatin jemuran temen-temennya aja nggak mau...padahal kalau dia yang nyuci terus hujan turun, kami berkali-kali menolongnya angkat jemuran dia, tapi..giliran kami yang nyuci..dia malah bersikap masa bodoh...
ya..dalam hati sebel juga sii..
tapi akhirnya..aku diem aja
biarlah...orang menanam sesuatu nanti juga pasti menuai

psikotes dari ....

Tadi pagi saat kuliah Pemahaman Individu II, aku dan teman-teman di BK mengikuti 2 psikotes, yaitu Tes Inteligensi Kolektip Indonesia(TIKI) yang dikembangkan bersama antara Fakultas Psikologi Vrije Universiteit Amsterdam dengan Univ Pajajaran Bandung pada tahun 1977, dan Multiple Intlegency Test ( Tes Inteligensi ganda ) yang dikemukakan pertama kali oleh Howard Gardner pada tahun 1983. Saat mengikuti Tes Inteligensi ganda, aku tidak terlalu mengalami kesulitan karena waktu yang disediakan tidak dibatasi. Tes terdiri dari 80 pernyataan yang harus kami kerjakan. Tes ini termasuk tipe 'power test' yaitu tes yang mengutamakan kemampuan bukan kecepatan, sehinngga semua pernyataan bisa aku selesaikan.
Sementara pada TIKI yang disajikan dengan ' speed test' , aku terus terang agak mengalami kesulitan...karena setiap subtest dibatasi waktu pengerjaannya...seperti pada saat 'subtest berhitung angka' hanya diberikan waktu 6 menit untuk menyelesaikan 30 soal...hiks...tentu saja aku tidak bisa menyelesaikan semua soal...hanya 16 soal yang berhasil aku kerjakan...hiks...aku kan lemah dalam berhitung...
Menurut rencana Pak J.T. Lobby Loekmono(dosen kami), selama kuliah Pemahaman Individu II ini beliau akan terus memberikan psikotest kepada kami semua...dan...semua itu GRATIS...ini nih...salah satu manfaat jadi mahasiswa Bimbingan Konseling...
hehehe





* 2 tipe psikotest
a) speed test : test yang mengutamakan kecepatan kerja untuk memenuhi syarat diskriminatif
b) powerful test : tes yang mengutamakan kemampuan bukan kecepatan

* syarat diskriminatif maksudnya supaya dapat terbedakan hasil tes individu yang satu dengan individu yang lain

meninggalnya pak harto

minggu siang tgl 27 januari 2008 tersiar berita yang begitu mengejutkan bagi dunia..mantan presiden indonesia ke-2 pak harto meninggal dunia. aku yang saat itu sedang asyik menonton ftv di sctv langsung konsen menatap breaking news yang dibacakan oleh ariyo ardi. tidak bisa kupungkiri, dulu di masa kecilku bahkan sampai saat ini...pak harto selalu menjadi tokoh yang aku idolakan. sering kali aku berbincang-bincang dengan bapakku di pekalongan tentang pak harto. bagiku pak harto merupakan sosok yang begitu fantastis, beliau yang seorang anak desa bisa memimpin bangsa ini selama 32 th, padahal memimpin bangsa ini pasti bukanlah pekerjaan yang mudah...tapi...beliau membawa kemajuan di negara kita. walaupun banyak pemberitaan yang begitu memojokkan pak harto tapi semua itu tidak bisa menggoyahkan pikiranku tentang pak harto. selama 3 jam aku mencermati breaking news dari berbagai stasiun televisi yang semuanya berisi tentang berita meninggalnya pak harto. tadi pagipun aku sempatkan untuk menyaksikan prosesi pemakaman beliau di astana giri bangun lewat televisi. selamat jalan pak harto...kami berduka untukmu

dikejar guguk


Tadi pagi aku dan martin lari pagi...dengan rute mengelilingi kompleks kemiri 1 dan 2...kami start jam 5.15 pagi...udara tidak begitu dingin kami rasakan di tubuh...jalan-jalan di kemiri masih sepi walau hari minggu, pintu rumah dan kerai jendela masih tertutup semua...tapi itu semua tidak membuat semangat kami untuk lari padam... kami berdua lari dengan santai tanpa rasa was-was sedikitpun..karena selama ini aman-aman saja berjalan di daerah kos kami ini...
Dengan keringat bercucuran kami sesekali mengobrol tentang rencana kami berdua hari ini, tidak terasa kami sudah berlari hampir satu putaran...kurang dari 100 M kami akan sampai di kos...yach karena melihat jarak yang sudah begitu dekat maka kami berlari lebih kencang sampai-sampai kami melupakan bahwa tetangga-tetangga kos kami banyak yang mempunyai guguk(anjing), salah satunya keluarga si nopi yang mempunyai guguk tidak kurang dari 14 ekor...sampai di depan rumah nopi, kami sudah dihadang oleh 5 ekor guguk yang saling menggonggong...(oh my god...pikirku saat itu)...kami tentu saja langsung berhenti lari...melihat kami berdua berhenti lari, kelima guguk itu tidak berhenti menggonggong malah maju mendekati aku dan martin bahkan dua diantaranya berjalan mengelilingi aku...waaaaaa...aku dan martin yang ketakutan semakin panik saja, mau lari takut dikejar dan digigit...diam saja juga takut...mau minta tolong...tapi tidak ada orang disekitar kami...akhirnya kami cuma diem saja sambil berdoa dalam hati..hiks...aku dah hampir nangis malah...
Di saat kami sudah hampir menangis itulah...pertolongan datang...nopi si pemilik guguk-guguk itu keluar dari rumahnya dengan wahyu, nopi mendatangi kami dan langsung menyuruh kelima guguknya itu untuk pergi...fiuwh...selamaaatttt...
walau sudah disuruh pergi oleh nopi, tapi ada 1 anjing yang masih tetap berdiri ditempatnya dan terus menggonggong...padahal perasaan, aku tidak pernah mengganggu ataupun menganiaya guguk sekalipun seumur hidupku ini...hiks...akhirnya nopi menemani aku n martin jalan ke kos..hehehe...ngerepotin deh...tapi gak papa...yang penting selamat sampai kos...
yach..akhirnya lari pagi kami jadi pengalaman yang berharga...lain kali mending tidak usah lari di kemiri, lebih baik kalau mau lari pagi di kampus uksw saja, labih aman...

siapa martin


banyak orang yang begitu penasaran dengan keberadaan martin...setiap kali aku cerita dan ada kata martin, selalu semua pada ribut tentang jati diri martin...
banyak yang penasaran tentang siapa martin sebenarnya...apa martin pacarku atau...hanya sekedar TTM belaka...
kalau aku bilang..martin hanya temanku...mereka pada gak percaya...
mereka kira aku bohong...
padahall..enggakk...aku enggak bohong ma mereka semua...bahwa martin hanyalah teman akrab..n sahabat dekatku di salatiga.
bahkan...aku sempat ngerjain salah seorang alumni SMA ku yang begitu penasaran..cowok kaya' apa c martin itu...beliau begitu ribut...meminta foto martin yang beliau kira seorang cowok...dasar akunya usill..maka aku kirim foto temen-temenku cowok ke beliau...hehehe...beliau aku suruh untuk milih mana foto si martin...ya gak bakal ketemu lah...emang itu semua bukan fotonya martin..hehehe...
...martin bukanlah cowok...dia cewek seperti aku juga...
banyak foto-fotoku bersama dia..
martin yang asli blora, martin yang sering tidur bareng ma aku...martin yang sering makan bareng...juga pergi posnet n kuliah bareng adalah cewek tulen 100%
banyak yang gak percaya juga sii waktu aku bilang martin itu cewek...mereka kadang ngotot juga tentang cowok pa cewek..
truss...waktu aku pertemukan dengan martin mereka baru percaya
tapi kadang ada juga c yang masih gak percaya..
pada bilang..."ah masa c...ini martin???bukane martin tu cowok??"
ampunn dahh...
martin tu juga sebenere nama beken gt...nama dia martini...trus...orang-orang pada manggil martin tok..
jadi....buwat yang ngerasa aku kerjain...buwat yang ngerasa aku usilin...maaaapppppp bangetttt...tulus dari lubuk hatiku yang paling dalam...aku minta maaf...
paklek...maaf ya....gak ada gosip...he...

masalah papak

aku masih bingung dengan apa yang akan aku tulis saat ini. ada berbagai hal yang terlintas di pikiranku. salah satunya mengenai salah seorang temanku di kampus. papak samodra namanya, dia anak angkatan 2006 yang tidak pernah memusuhiku. setahuku papak anak orang mampu...tapi semester ini dia mengajukan cuti kuliah. waktu kemaren tidak sengaja aku bertemu dengan dia di rentalnya bu rt, papak bilang dia sedang nyari kerja, dia juga bilang dia cuti kuliah karena tidak ada beaya...tentu saja aku kaget...kok bisa sampai gak ada beaya..padahal dia bisa nyewa kos untuk teman-temannya...entahlah...masalah apa yang sebenernya dia hadapi...mungkin saja dia hanya ingin istirahat dari kesibukan kuliah...tapi...sapa yang tau??
mungkin...kapan-kapan dia akan memberi tauku apa masalah sebenarnya yang dia hadapi.
semoga saja apapun masalah yang dia hadapi, dia mampu menyelesaikannya.

perjalananku ke blora

Perjalanan yang tak terduga ini bermula ketika datang kabar bahwa ayahnya fitriya ( teman kosQ ) meninggal dunia hari selasa 8 januari 2008. Kami tidak ada yang pergi bertakziyah ke blora karena duit kami yang mepet dan rumah fitriya yang sangat jauh. Hari rabu pagi aku masih berangkat kuliah jam 7 sampai jam 11 bahkan aku juga sempat membuang waktu untuk bercanda dan nonton tv. Martin juga sempat kuliah jam 2, saat kuliah itulah teman-teman sekelas martin mengutus dirinya untuk mewakili kelasnya takziyah ke blora dengan biaya perjalanan ditanggung kelas. Martin diminta untuk berangkat dengan 1 orang temannya. Martin yang bimbang antara berangkat dan tidak akhirnya menyusulku ke posnet untuk memberitahuku tentang mandat dari teman-temannya itu. Dengan segera dan tanpa berpikir lagi, aku langsung mendaftarkan diri untuk ikut martin takziyah, pikirku…kapan lagi pergi blora tanpa bayar…he..he..he.. Kami berdua langsung pulang kos untuk siap-siap pergi blora hari itu juga tanggal 9 januari 2008.

Kami (aku, martin dan mbak rini) berangkat dari salatiga jam 3 sore dengan naik bis AC Ekonomi jurusan Solo. Kami pikir dengan naik AC Ekonomi maka kami akan cepat sampai Solo dan meneruskan perjalanan. ..tapi ternyata perkiraan kami itu meleset. Bis yang kami tumpangi berjalan dengan lambat sekali…dan terus menerus berhenti untuk menaikkan penumpang, padahal bis sudah penuh sesak, kami juga tidak mendapat tempat duduk…diantara kami bertiga, aku cukup beruntung mendapatkan tempat duduk sejak dari Jetis Salatiga..he..he..he…sedangkan martin mendapat tempat duduk di ampel, dan mbak rini yang paling kasihan…dia baru mendapat tempat duduk di kartasura.

Aku sama sekali belum pernah bepergian ke daerah disekeliling Solo. Makanya dengan cermat aku perhatikan tempat-tempat yang saat itu kami lalui. Tempat dudukku yang berada di depan memungkinkanku untuk menikmati perjalanan kami tersebut.

Bis yang membawa kami sampai di terminal Solo jam 4.30 sore, aku dan mbak rini mengikuti martin menuju bis purwodadi. Karena bis masih kosong kami bisa memilih tempat duduk dengan mudah, aku diberi kesempatan untuk memilih tempat duduk oleh 2 temanku itu. Aku memilih tempat duduk yang untuk 3 orang. Hampir 1 jam kami menunggu, tapi bis belum juga berangkat. Jam 5.30 sore bis baru berangkat dari terminal Solo dengan penumpang yang penuh sesak. Kata sang supir, bis yang kami tumpangi merupakan bis terakhir dengan jurusan purwodadi. Karena keadaan sudah gelap, pemandangan di luar bis yang ternyata begitu menegangkan dengan jalan yang begitu berkelok-kelok dan naik turun tidak terlalu kami perhatikan. Kami bertiga mengobrol dan sekali-sekali tertawa, disaat sudah lelah mengobrol kami sibuk sms. 2 jam di dalam bis, kami sudah tidak tahan lagi, kami merasa penat dan sakit punggung serta kaki..kepala juga pusing. Sekitar jam 8 malam bis sampai di terminal purwodadi. Terminal sudah ditutup dan tidak terlihat aktivitas apa pun. Bis terakhir jurusan blora sudah berangkat 30 menit sebelumnya. Kami benar-benar kebingungan saat itu, balik salatiga tidak mungkin, mau terus ke blora juga tidak ada angkutan. Salah seorang tukang ojeg yang kasihan melihat kami akhirnya mengajak 2 orang temannya untuk mengantar kami mengejar bis jurusan blora di Getas. Dengan cepat mereka ngebut membawa kami bertiga melintasi kegelapan malam itu. Aku yang tidak terbiasa dengan kecepatan tinggi benar-benar ketakutan kalau terjadi kecelakaan…aku bahkan harus berpegangan erat agar tidak terlempar dari sepeda motor…aku sampai di Getas sebelum 2 temanku. Turun dari motor aku tidak sanggup untuk berdiri, sekujur badanku gemetaran…kepalaku pusing dan jantungku berdebar dengan keras…aku benar-benar bersyukur karena tidak terjadi apa-apa dengan motor yang kami tumpangi. Tidak berapa lama 2 temanku dengan ojeg yang mereka tumpangi sampai ditempatku jongkok…ketika mereka berdua tahu bahwa aku ketakutan, mereka pun mentertawakanku…Saat itu kami tidak mengira bahwa malam itu akan menjadi malam panjang bagi kami bertiga…

Sebelum kami, sudah ada 2 cowok di Getas dengan tujuan blora juga. Mereka berdua memberitahu kami bahwa bis terakhir jurusan blora sudah berangkat, dan mereka juga ketinggalan bis tersebut. Kami berlima akhirnya memutuskan untuk menunggu travel ke blora…tetapi 4 travel terakhir tidak ada yang mau membawa kami..semuanya penuh dengan penumpang. Tidak berapa lama ada 2 laki-laki dengan tujuan blora juga datang ke Getas…sama seperti kami, mereka pun kebingungan.

Aku, martin dan mbak rini, diantara kami bertiga Cuma martin yang tahu daerah tersebut. Tetapi martin yang belum pernah kemalaman pun kebingungan…bahkan dia hampir menangis. Martin pada saat itu berbeda dengan martin yang aku kenal. Dia benar-benar panik dan takut akan terdampar di purwodadi(kab.grobogan). Karena sudah tidak ada travel lagi, maka mbak rini mengusulkan agar kami menginap di masjid atau kantor polisi malam itu…aku rasa usul itu bisa kami lakukan sebagai cadangan bila kami tidak bisa ke blora malam itu juga… Sedangkan aku mengusulkan agar kami ikut truk saja. Tapi dua temanku itu menolak, padahal saat itu sudah jam 8.30 malam…keadaan disekeliling kami sepi sekali dan gelap. Hal ini membuat martin semakin panik…dia keheranan melihat aku dan mbak rini tenang-tenang saja. Dia bahkan sempat bertanya kepada aku dan mbak rini “ kok kalian santai banget si?kita terancam terdampar nih..” sambil tersenyum aku jawab “ lho..mange harus gimana?santai aja lagi..bentar lagi juga dapat angkutan..hehehe..dahlah…naik truk aja yuuukkk”….sekali lagi aku coba membujuk teman-temanku untuk naik truk. Kebatulan ada truk Gajah Oling berhenti di Getas dekat tempat kami berada. Cowok-cowok seperjalanan kami akhirnya memutuskan untuk naik truk seperti usulku…salah seorang dari mereka mendatangi supir truk Gajah Oling meminta ijin untuk ikut sampai blora… alhamdulillah..pak supir mengijinkan kami semua untuk ikut truknya. Salah seorang pemilik toko di Getas menyuruh kami yang cewek untuk duduk di sebelah supir, sedangkan yang cowok dibelakang ditempat bak truk. Hehehehe pas mau naik truk, ganti kami kebingungan lagi..ban truknya aja gedhe banget..sama aku aja masih lebih tinggi dan lebih gedhe ban itu…ha…ha…ha…martin dan mbak rini langsung grogi..mereka berdua meributkan bagaimana cara kami untuk naik. Aku yang berdiri paling depan dan pernah beberapa kali naik truk langsung memperhatikan keadaan ban dan pintu…aku cari pegangan yang bisa membantuku untuk naik ke truk sambil ketawa. Akhirnya…dengan tangan kiri memegang palang dipintu dan tangan kanan berpegangan pada bagian bawah jok truk.. kaki kanan aku jejakkan di tengah-tengah paleg ban dan tidak ada 5detik aku sudah berada di atas jok truk. Mbak rini dan martin pun mengikuti caraku tersebut dengan wajah pucat…sedangkan untuk teman-teman cowok seperjalanan kami, tidaklah sulit untuk naik ke bak truk di belakang sana. Tak berapa lama kernet pun naik, dan pak supir menjalankan truk. Dalam hati aku benar-benar bersyukur banget atas pertolongan Allah ini…

Perjalanan dengan naik truk, aku rasakan berbeda dengan naik bis. Diatas truk Gajah Oling tersebut, goncangan truk terasa sekali di tubuhku. Dari atas truk aku amati jalan yang kami lalui, sepanjang jalan hanya ada kesunyian dan kegelapan. Kendaraan yang kami temui bisa dihitung, hanya beberapa saja.

Malam itu malam tahun baru Hijriyah, berulang kali aku mendapat sms ucapan selamat tahun baru hijriyah dari teman-teman. Ternyata malam tahun baru hijriyah aku lewatkan dalam perjalanan diatas truk…ya Allah…bukan diatas sajadah di Masjid atau di kamarku. Saat itu aku berpikir…diatas truk pun kita masih bisa kalau mau refleksi diri sepanjang tahun kemarin…apa saja yang telah aku capai selama 1 tahun yang telah lalu itu dan apa yang gagal aku kerjakan…aku tidak ingin mengulangi kegagalan-kegagalan selama 1 tahun kemarin…

Aku sempat sms keluarga di rumah, mengabarkan bahwa aku akhirnya naik truk Gajah Oling…bapak dan ibu bilang tidak apa-apa, yang penting bisa sampai dengan selamat. Bapak dan ibu juga berpesan agar kami berhati-hati…he… sedangkan isti adikku mengirim sms yang isinya “ mbak…akhirnya kau naik truk lagi…wahahahaha…priye rasane?ati-ati ngko medune” … aku rasa keluargaku di rumah pasti sedang mentertawakan keadaan kami saat itu…yah..bukan rahasia lagi kalau aku hobi kemaleman di jalan…he..he..he..

Aku tidak menyesal kami ketinggalan bis dan harus naik Truk Gajah Oling…karena itu semua benar-benar pengalaman tidak terduga yang sangat menyenangkan juga mengesankan…yang jelas..tidak akan terlupakan oleh kami bertiga.

Jam 10 malam truk yang kami tumpangi sampai di Ngawen( Blora ) , disana sudah menanti kakak ipar dan saudara sepupu martin untuk menjemput kami. Waktu itu, aku kira rumah martin sudah dekat, tetapi perkiraanku itu salah, karena ternyata rumah martin masih 21 KM dari Ngawen dan sepanjang jalan hanya ada persawahan yang gelap gulita.

Tidak berapa lama, kami sampai di rumah fitriya (desa padaan, kec.japah), kami langsung mampir untuk ikut berbelasungkawa…fitriya waktu itu sedang nangis-nangis. Yang membuatku kaget adalah ucapan ibu fitriya..beliau bilang kepada kami…”ki mbak, ria sekarang rak duwe pak, ria sekarang anak yatim”…dengar ucapan ibunya tersebut ria langsung histeris. Memang, boleh-boleh saja kita bersedih atas meninggalnya suami/orang tua atau pun saudara kita, tapi hendaknya dengan meninggalnya seseorang maka itu menjadi peringatan untuk kita bahwa kita pun cepat atau lambat akan meninggal suatu saat nanti, dan hendaknya hal ini kita hadapi dengan sabar, tabah dan tawakkal. Bapakknya ria memang sudah sepuh banget, umurnya hamper 90 tahun(katan orang), beliau juga sudah sakit-sakitan selama beberapa tahun ini bahkan sempat mengalami stroke dan komplikasinya. Sehingga seharusnya keluarga lebih bijak dan lebih tawakkal dalam mengahadapi wafatnya beliau. Sebagai orang tua, sebaiknya ibu’e ria bisa membesarkan hati anak bungsunya tersebut..bukan terus menerus berkata …”ki mbak, ria sekarang rak duwe pak, ria sekarang anak yatim” pada setiap tamu yang takziyah.

Kami dirumah fitriya selama lebih kurang 30 menit, dan kembali meneruskan perjalanan ke rumah martin di desa Karangori. Tiba di rumah martin sudah jam 11 malam, kami langsung ganti pakaian. Rasanya badan capek banget..tapi karena perut keroncongan, akhirnya kami paksakan untuk makan dengan diselingi obrolan tentang perjalanan kami dan hal-hal lainnya. Sekitar jam 1 kami baru siap-siap untuk tidur, aku tidur dengan mbak rini sementara martin tidur dengan keponakannya. Paginya aku bangun kesiangan dengan kepala senut-senut.

Pagi itu kami berencana untuk pergi ketempat fitriya lagi, tentu saja setelah semua pekerjaan rumah selesai. Aku dan martin sebelumnya sudah mengirimkan kabar kepada Lyly ( dulu satu kos dengan kami di salatiga ) bahwa aku sedang berada di rumah martin, dan pagi itu akan bertakziyah lagi ke rumah fitriya. Jam 8 pagi Lyly datang ke rumah martin. Dia langsung mencariku, begitu bertemu kami berdua langsung berpelukan melepas kangen…sudah 3 bulan kami tidak bertemu…cuma smsan saja. Setelah pamitan dengan orang tua martin, kami berempat segera berangkat. Aku dengan lyly dan martin dengan mbak rini. Jalan desa yang kami lewati berlubang-lubang, aspalnya sudah rusak..sampai di kecamatan japah jalan aspal kami jumpai. Lyly yang merasa kenal akrab dengan jalan-jalan yang kami lalui terus saja mengajakku ngobrol dan bercanda. 15 menit kemudaian barulah kami berempat sampai di rumah fitriya.

Hari itu fitriya sudah lumayan tenang. Dia sudah mulai bercanda dengan kami, walau kadang matanya masih tampak berkaca-kaca…dia sudah mulai bisa menerima kepergian bapaknya. Kami berusaha mendorong dia untuk lebih bersemangat dalam mengahadapi hidup. Ayahnya meninggal tapi bukan berarti hidupnya juga tamat. Masih ada kuliah dan kehidupan yang harus dia jalani. Jam 12 kami pulang dari rumah fitriya. Semoga saja, dia bisa terus melangkah dengan tegar..

Sesampainya di rumah martin, kami sowan ke rumah dian yang juga tetangga rumah martin. Dian yang dulu juga 1 kos denganku di salatiga, tidak percaya melihat kedatanganku…aku, lyly, dian, martin juga mbak rini langsung terlibat obrolan seru..saling bertukar gosip dan kabar. Dan aku…seperti biasanya yang paling cerewet diantara kami..he..he.. orang tua dian yang sudah pernah bertemu dengan aku, ikut bergabung dengan pembicaraan kami, menanyakan kabar mbah kosku dan keadaan satya wacana saat ini. Tidak lupa, aku dan martin bercerita tentang pengalaman kami malam sebelumnya…naik Gajah Oling sampai Ngawen..tentu saja hal itu membuat mereka semua tertawa dan heran…juga penyesalan orang tua dian, bahwa kami yang sudah gede…dan biasa pulang pergi sendiri bisa sampai tidak memanage waktu dengan tepat…hiks…

Kami berada di rumah dian sampai jam 3 sore. Pulang dari tempat dian, lyly mengajakku untuk menginap dirumahnya di desa Gaplokan (masih kecamatan Japah juga). Aku yang memang sudah lama ingin pergi ke rumah lyly tentu saja langsung ngikut…he… aku langsung pamitan kepada orang tua martin untuk menginap di rumah lyly…saat itu aku optimis untuk sampai di rumah lyly dengan nyaman…tetapi apa yang kutemui begitu berbeda…
Ya Allah…ternyata jalan desa yang menghubungkan karangori dan gaplokan begitu menakutkan…jalan yang diapit oleh hutan dan persawahan ini kondisinya rusak dengan kelok-kelok tajam dan tanjakan serta turunan yang lumayan curam…pantas saja martin menolak untuk ikut serta menginap di rumah lyly… aku langsung down begitu melihat jalan yang kami lalui…untunglah lyly sudah lihai sekali melewati jalan itu.

Di rumah lyly, aku disambut kakak dan keluarga lyly dengan pelukan…dan juga tawa…melihat wajahku yang pucat…mbak sudar(kakak lyly) langsung memberiku segelas teh hangat dan menyuruhku untuk istirahat. Setelah merasa sehat kembali, lyly mengajakku main ke rumah dwi yang tidak begitu jauh dari rumahnya…sama seperti dian dan lyly, dwi pun salah seorang teman kosku dulu di salatiga… reaksi dwi saat melihatku duduk di ruang tamu rumahnya sama seperti reaksi dian saat melihatku…aku rasa kedatanganku di rumah mereka merupakan kejadian luar biasa bagi mereka…he..he..he..

Saat itu hanya ada ayahnya dwi di rumah, sedangkan ibunya dwi sedang bekerja di jakarta, sehingga dwi menggantikan peran ibunya sebagai ibu rumah tangga di rumah. Kami bartiga tidak ketinggalan juga ayahnya dwi, asyik mengobrol sore itu…tidak terasa maghrib tiba. Aku dan lyly pun pulang ke rumah. Dwi yang masih kangen sama aku, berjanji untuk datang ke rumah lyly malamnya.

Di rumah lyly, aku bertemu dengan mas sudir(kakak ipar lyly--pak lurah gaplokan) yang juga begitu heran saat melihatku..he..he..he..mas sudir dan mbak sudar memintaku untuk menginap di rumah mereka sampai hari minggu tanggal 13 januari 2008..tapi aku dan martin serta mbak rini sudah sepakat untuk pulang salatiga hari jum’at tanggal 11 januari 2008..sehingga permintaan mas sudir dan mbak sudar terpaksa aku tolak. Anggota keluarga lyly yang lain malam itu juga datang ke rumah kediaman pak lurah untuk mengobrol denganku…(aduhh..ternyata hari itu aku menjadi tamu kehormatan di setiap tempat yang aku kunjungi…he…). Aku memang sudah beberapa kali bertemu dengan keluarganya Lyly, dian dan dwi.. Sehingga, aku tidaklah asing bagi mereka semua. Terakhir kali aku bertemu dengan mereka semua adalah sabtu tanggal 8 september 2007 saat ketiga temanku itu Wisuda dari program studi D2 PGSD UKSW.

Malam itu, aku tidur dengan dua sahabat berada di samping kanan dan kiriku. Kami bertiga mengobrol tentang hal-hal yang telah kami lalui bersama dan apa yang menjadi rencana kami. Aku juga sempat membujuk mereka untuk datang dan menginap di pekalongan. Kedua sahabatku itu mengiyakan ajakanku sambil memijit punggung dan kakiku sampai aku tertidur. Aku benar-benar berterima kasih kepada mereka berdua.

Kami bangun pagi hari itu, dwi kembali ke rumahnya untuk membuat sarapan bagi ayah dan adiknya..sementara aku dan lyly membantu mbak sudar membersihkan rumah dan menyiapkan sarapan juga mengisi bak kamar mandi…tentu saja semua hal itu kami selesaikan dengan bercanda dan mengobrol.

Seusai sarapan, 8.30 pagi aku pamitan untuk pulang ke salatiga. Keluarganya lyly dan dwi melepas kepulanganku dengan pelukan dan doa. Aku diantar mas sudir ke rumah martin di karangori. Di rumah martin, mbak rini dan martin juga sudah siap untuk segera berangkat salatiga. Kami bertiga langsung pamitan dengan seluruh keluarganya martin. Aku dan Martin diboncengkan mas taha(kakak ipar martin) dan mbak rini diboncengkan oleh sepupunya martin sampai terminal Ngawen.

Jam 10 bis jurusan Solo tiba di terminal Ngawen yang lansung kami naiki. Kami bertiga memilih tempat duduk 3 kursi, dan aku seperti biasanya memilih tempat duduk dipinggir jendela untuk melihat jalan yang kami lalui. Sepanjang perjalanan, kami terus dan terus mengobrol. Mbak rini janjian dengan temannya untuk turun di pasar Toroh untuk menginap di rumah teman kosnya tersebut. Tinggal aku dan martin…kami sampai saat itu membicarakan tentang kondisi teman-teman kami di blora yang belum juga mendapatkan SD yang bisa menjadi tempat mereka mengabdikan diri untuk pendidikan. Kami juga membicarakan keadaan keluarga dwi saat ini.

Jam 2 siang kami berdua sampai di terminal Solo. Dari Solo kami naik bis Muncul patas ekonomi yang tanpa AC. Karena sangat lelah, kami berdua sempat tertidur beberapa kali. Tubuh kami begitu pegal dan sakit akibat terlalu lama duduk. Kami berdua sudah tidak betah lagi berada di atas bis. Alhamdulillah jam 4.30 kami sampai di Kauman Salatiga. Kami yang kelaparan memutuskan untuk makan di warung mie ayam favorit kami yang berada di jalan kemiri dekat SMAN 1 Salatiga. Kami makan dengan perlahan-lahan, sambil cuci mata tentunya. Karena warung mie ayam tersebut menjadi tempat makan anak-anak SMAN1 Salatiga yang manis-manis…selesai makan, kami mampir ke persewaan buku dan komik “chinmi” langganan kami untuk meminjam kaset DVD dan beberapa komik Gober juga novel terbitan Harlequin. Kami berdua berniat untuk bersantai setelah perjalanan jauh yang kami lalui.

Sebenarnya perjalanan ini merupakan pelajaran berharga buat aku dan martin serta mbak rini, agar lain kali kami lebih berhati-hati dalam melakukan perjalanan jauh. Perjalanan ini juga menjadi reuni tersendiri buat aku, lyly, dian dan dwi. Sampai disini catatan perjalanan ini…semoga masih ada perjalanan–perjalanan lain yang bisa aku tuliskan lagi lain kali. Amien…

catatan trisemester 1

Semester I tahun 2007-2008 telah berlalu...setelah hampir 1 tahun aku gak kuliah, trimester I kemaren bener-bener terasa berat bagiku...aku sempat merasa bahwa otakku tidak bisa berpikir lagi..untuk menganalisa sebuah artikel saja aku harus berpikir ekstra keras...apalagi untuk mengerjakan makalah...terus terang aku merasa tidak mampu...stress sempat aku alami...hampir 1 bulan semua tugas kuliah tidak ada yang aku kerjakan...Cuma aku tumpuk di meja lengkap dengan modul, buku, printout dan segala macam lainnya...

24 sks ternyata bener-bener melelahkan untuk perkuliahanku yang cuma 4 bulan...maka 24 sks itu terasa banget bebannya...apalagi kami sudah terbiasa kuliah dengan beban max 16 sks per trimester..

Kami hampir dibilang hidup di kampus karena jadwal kuliah dari jam 7 pagi sampai jam 6 sore...ya memang si...kami sempat istirahat 1 atau 2 jam...biasanya kami bagdal maghrib pergi ke kampus lagi untuk nyari bahan kuliah atau ngerjakan tugas di posnet sampai jam 10an malem...baru setelah itu kami pulang ke kos untuk tidur...waktu tidur pun terbatas sekitar 3jam karena biasanya jam 2 pagi kami sudah terbangun lagi untuk ngerjakan tugas yang belum selesai dan mempersiapkan untuk kuliah besok paginya...

Rutinitas ini sebenernya secara tidak langsung melatih diri kami untuk terus aktif..ya walau dengan berat hati pertama kalinya...karena setelah 2bulan rutinitas itu terasa nyaman untuk ku jalani dan membawa semangat baru bagi aku.


Sabtu minggu bener-bener terasa liburan buat aku...memang c..bagi sebagian temen-temenku hari sabtu minggu merupakan saat untuk tidur sampai siang, tapi...aku tidak bisa seperti mereka karena jam 5 aku sudah terbangun...karena ini sudah menjadi kebiasaanku sejak dari rumah...

Tapi...kadang sabtu minggu menjadi tragedi buat aku ...karena zidan(anak ibu kos yg berumur 3th) sering mengajak anak-anak tetangga yang lain untuk bermain di kos kami...akhirnya...dengan terpaksa aku dan temanku menjadi penjaga anak-anak itu...zidan, gracia, putri, yafi, andro, didot, dian dan yuli yang semuanya suka bikin kerusuhan....hiks..hiks...

Menjaga mereka semua sebenernya lumayan berat dan melelahkan karena mereka semua aktif berlarian kesana kemari dan mengobrak-abrik ruang tamu dan ruang tengah...dan akhirnya berkelahi...oh god...untuk urusan berkelahi, zidan ini yang selalu jadi penyebabnya...dia yang paling nakal diantara anak-anak itu, sampai-sampai...teman-teman kosku menjuluki dia sebagai “ anak setan “ ...dan yang paling menjengkelkan lagi zidan suka kurang ajar meludahi wajah teman-temannya yang lain...ya allah...kalau udah kaya’ gitu...terpaksa aku cubit pipi/bibirnya...kadang pake jewer di telinganya...dia langsung nangis dengan kerasnya dan langsung laporan pada ibunya...”HuH...sebeeeeeeeeeelllllllllllll...........”

Kadang waktu aku males dengan kerepotan itu, pagi-pagi aku ngungsi ke posnet, daripada capek ngurus zidan yang nakal...mendingan aku ngegame atau nyari bahan-bahan kuliahku di posnet...lebih menyenangkan dan tidak bikin hati panas dan badan pegel serta suara hilang...

Trimester I tahun 2007-2008 dimulai dari tanggal 27 Agustus 2007 sampai 14 Desember 2007. aku yang sudah 1 tahun tidak kuliah, akhirnya mengikuti perkuliahan dengan adek-adek angkatan 2006, mereka pada dasarnya baik, sopan dan ramah. Diangkatan ini aku menemukan 5 kelompok yang masing-masing mempunyai karakter yang berbeda, aku juga menemukan beberapa ‘click’ dia angkatan ini...biasanya mereka berasal dari sekolah yang sama dulunya...Yah...dan aku seperti biasanya duduk dengan tenang di luar dan mengamati mereka semua...karena dengan tidak bergabung dengan mereka lewat gank/ click mereka...dengan tetap berada diluar kelompok seperti itu, aku bisa berteman dengan mereka semua tanpa mendapatkan musuh..tapi ternyata perkiraanku salah...setelah hampir ½ semester perkuliahan berjalan, aku mendapati bahwa salah satu dari kelompok itu yaitu kelompok “ naya with 3 diva’s n friends” membenciku...the leader kelompok 3 diva’s n friends yang bernama ‘rosiana megawati’ tiyap kali bertemu denganku di jalan selalu memalingkan mukanya dan memasang tampang judez...yaudahlah...aku biarkan saja..moga aja Tuhan memberikan jalan terang kepada rosi...amien..

Selama semester I yang padat itu, pola makanku berubah, aku yang baru makan pada bagdal isya’ secara terus menerus ternyata membuat aku lumayan kurus, berat badanku turun menjadi 42 Kg, sampai-sampai Ibuku kaget waktu liyat aku..sambil berkaca-kaca beliau bilang “ kamu kok kurus nung??” trus ibu juga bilang..”tapi tambah ayu...” wuallahhhhh...tenannnnneeee..he...he..he...

Yah begitulah...mungkin itu efek dari kurangnya kesempatan kami bertemu, aku memang jarang banget pulang pekalongan, aku pulang paling pas idul fitri(selama 12 hari) dan pulang lagi pas libur semester kemaren(16Desember 2007- 6Januari 2008), pikirku..biar ngirit..lumayan kan salatiga-pekalongan Rp 40.000( PP) kalo aku gak pulang bisa buat beli modul atau buat tambahan makan..he..he..Sebenere makan sehari 1 kali itu memang kami sengaja, maksud kami juga biar lebih ngirit..ya maklumlah...anak kos...harus prihatin dounk..biar gak muspro, apalagi di salatiga kita kan bukan untuk wisata kuliner...tapi untuk nimba ilmu demi masa depan...

Bulan desember kami semua disibukkan dengan tes akhir dan tugas akhir dari dosen. Rasanya benar-benar tanpa istirahat, capek banget.. kami juga sulit konsentrasi dalam belajar karena sudah terbayang liburan yang akan segera datang..

Tanggal 12 desember, tes terakhir yang aku ikuti, mata kuliah model-model konseling...aku sama sekali tidak belajar, hanya membaca sekilas saja. 70 soal pilihan ganda tidak bisa aku kerjakan..otakku blenk..tidak bisa recall materi yang pernah aku pelajari...ternyata teman-temanku pun mengalami hal itu...tapi ternyata mata kuliah ini aku mendapat nilai AB...alhamdulillah...

Karena ada beberapa kegiatan sebelum libur, maka aku baru bisa pulang pekalongan tanggal 16 Desember...hari itu ada insiden kecil..hiks...sita yang janjian dengan kami untuk berangkat nunggu bis bareng terlambat datang hampir 2 jam..yang tentu aja membuat aku marah...akhirnya aku berangkat sendiri...tanpa nunngu mereka...Yah...liburan sekarang tlah berakhir seperti halnya cerita ini...

Moga disemester baru..aku dan teman-temanku bisa menjadi lebih baik lagi...Amien...

selamat datang

selamat berpisah 2007
ada yang selalu membuatku cemas
dikala usia semakin pasang
hari rawan menyenja
pintu 2008 telah menunggu
terbuka bagi siapapun kita

bila telah tiba kemestian waktu
perlahan atau segera semua kan sampai
dan tak bisa tak memasukinya
lalu semuanya bakal selesai
suka duka sedih gembira
kan jadi sesuatu yang lewat sesaat

demikianlah lalu kita mesti bersedia
menepati agenda hari-hari berwarna
gundah menyimpan resah
sebelum berakhir kalah atau mengalah

sebenarnya apa yang bernama bahagia ?
hasrat yang selalu menuju
tak usai mencari sampai
sebenarnya apa yang bernama kecewa ?
hati yang kerap mendamba
tak capai ingin menggapai

selamat datang 2008
datanglah dengan segala cerita
biar kuterima dengan rela
karena kecewa ataupun bahagia
sebenarnya fana yang bisa sia-sia
bila tak bersama taqwa

pesan abi

Semata-mata mencari yang baik saja
Yang tidak bercela di alam ini
Tidaklah akan bertemu
Bagi yang berjiwa besar
Bukan tidak tahu bahwa ada yang buruk dalam dunia ini
Tapi kebesaran jiwanya dan keteguhan pribadinya
Menyebabkan dia memandang dunia dari segi kebaikannya
Terus berjuan sampai menjadi teguh jiwanya
Sebab dengan keteguhan hati dan kekuatan iman
Bisa diketahui bahwa segala kesulitan
Kepincangan dan keburukan di dunia ini
Hanya perkara kecil dihadapan Yang Maha Esa
Kelemahan hati menyebabkan kecewa
Dan memandang alam dengan sebelah mata
Orang yang buruk pandang hanya mencela
Tapi orang yang baik pandang
Senantiasa hendak membangunkan
Meneruskan bengkalai yang tinggal
Supaya disudahkan
Prasangka buruk yang bukan-bukan
Menimbulkan sikap ragu-ragu
Itulah pangkal segala kegagalan
Sedangkan pandangan yang baik atas kehidupan
Menimbulkan akal membuka ilham

Menuju kemenangan

#LovelyHani

#Lovely Honey

Di setting oleh Hanifah Sya'roni dengan segala kegalauan hati hihihi. Diberdayakan oleh Blogger.