Penonton Yang Patah Hati

Mungkin memang diriku tidak layak untuk bermimpi.
Mungkin memang diriku tidak layak untuk dicintai, tidak seperti mereka yang ada disekelilingku.
Ya aku iri, iri dengan mereka semua. Setiap saat mendapatkan undangan, tapi bukan undanganku sendiri.
Setelah sebulanan si mas menyambung silaturahmi lagi, aku merasa lengkap tanpa mikir bahwa dia mungkin akan menemukan calon, dan itu bukan aku.
Miris amat yak diriku, selalu dan selalu mengemis harapan dan cinta.
Hidup cuman sekali aja miskin mulu. Cuman menjadi penonton dan pemimpi.

Sejak tabletku rusak mati total alias rusak, aku menjadi aktif facebookan, dan wira wiri di kompi.
Minggu pagi, di homeku muncullah kalau si mas ganti profil, aku lihat dengan santai dan mesem2 liat dirinya.
Giliran sampai di koment, hati rontok menjadi bubur sumsum...
"Wis dadi po undangan nikahmu..." (Undangan nikahmu sudah jadi?)



Kalau aku bilang Allah kejam, mereka semua akan menghujatku.
Ya ya ya... bukan cuma aku kaliiii yang ngalamin patah hati kayak gini... tapi nyaaaaaaahhhh seandainya aku bukan aku yg seperti ini, mungkin umur 19 tahun sudah ada yang melamarku, seperti halnya adikku yang jelita rupawan itu.

Cemburu mulu han... han...

Tidak menyenangkan menjadi itik di sangkar angsa. Karena setiap mata memandang, kamu hanyalah musibah. Karena setiap kebahagiaan selalu menjadi milik mereka, bukan aku.

Karena setiap detik, menjadi dosa dalam yang terus mengakar semakin kuat.
Aku lelah menjadi pendengki, aku lelah menjadi penonton.


Menuju Langsing dengan Ngegowes

Bike To Work, atau biasa dikenal dengan rombongan pekerja yang nyari hemat 
#ngiikkk itu lak kamuuu han (hehehe tauuu ajaa deh).
Bike to Work (nyontek dari markasnya) adalah sebuah aktifitas ke tempat kerja dengan menggunakan kendaraan non motorized, yaitu sepeda yang mempunyai nilai manfaat bagi diri sendiri, orang lain, serta lingkungan.

Uhuuuyyy kereeeennn kaaannn... perjalanan menuju kantor tanpa membuat polusi buat lingkungan kita..

Sebenarnya, bike to work bukan lah hal yang baru buatku, karenaaaa... dari SD sampai SMA aku ke sekolah memakai sepeda, kecuali di saat-saat tertentu (dijemput babeh).
Itulah, yang membuatku terkesan 'biasa saja' ngegowes dari rumah menuju kantor pp. Awal mulanya, sebagai anak gadis (ciyyeeee) babeh selalu mengantar jemputku dari rumah ke kantor setiap hari, jadi bapak dan ibuk ceritanya kuwatirrr berlebihan terhadapku. Takut anak perawannya mampir ke sarang penyamun (ngiiikkkkk) hahahaha...

Dari kurun waktu Februari 2011 sampai November 2011, perjalanan berangkat kantor dan pulang kantor diantar jemput bapak. Rada bikin jengah, ketika sebagai orang dewasa tetapi berada di ketek ortu, cumaaaann... yah beginilah nasib anak perawan yang sangat disayang #plakkss (disamplok bakiak tetangga).
Bekerja selama hampir 1 tahun, tubuhku pun melaaarrrr, jadi endutan karena gak pernah gerak. Alhasil ibuk pun ngomel-ngomel, dibilang bagaikan drum... hikss... yahhh dengan tinggi 149CM memang riskan terlihat buleeett bila berat badan lebih dari 48Kg. 
Zzzz... kebetulan berat badanku saat itu udah naik ke angka 54Kg *tutup mata*

Jadilah, sepeda kesayanganku digunakan lagiii huehueeeeee....

Di Pekalongan sini, orang berlomba-lomba membeli motor, apalagi bagi kaum pekerjanya. Jadi ketika aku setiap hari mengayuh sepeda onthelku tercinta... mereka berkasak-kusuk... Hampir setiap orang yang melihatku terbengong-bengong, heran, takjub dengan keputusanku...
Ya ampuuuunnnnn jarak rumah ke kantorku yang 12KM itu jauh banget menurut mereka. Seolah-olah, hani adalah manusia lemah tanpa tenaga 
#uhuk sepertinya, aku adalah gadis rentan bagi semua orang. -___-'
Sementara bagiku sendiri, jarak 12KM ini jarak yang cukup untuk membakar lemak-lemak berlebih di tubuhku huhuhu

Tidak sekali dua kali, orang bilang :
"mbaaa lha mbok numpak motor, kok senenge mayah awak koyo kuwi" 
(mba mending naik motor, senangnya kok mempersulit diri sendiri, translet) hahahag...
Ada stereotip di sini bahwa mengayuh sepeda setiap hari dr rumah ke tempat kerja itu gak gengsi gak keren dan cari susah...
Tapi, seperti biasa... biarlah mereka tetap menggongong hanifah terus berlari (#pletaakkk)

Pertamanya ngegowes (setelah 6tahun menjadi anak manja tanpa olah raga ekstra keras) ke kantor perlu waktu kurang lebih 50menit, rasanya ngos-ngosan dannn basah kuyup penuh keringat...
Begitu tiba di kantor, langsung ngibritt mandi hehehehe... (dari rumah engga mandi). Baru setelah jalan seminggu aktivitas bike to work ini, aku bisa mencapai waktu perjalanan 40 menit, cukup lah... pas dengan ritme ngebut.. *dijitak*
Rutinitas itu berlangsung hampir 5 bulan (Nov 2011-Mei 2011), daaaaaannnnnn alhamdulillah tubuhku yang tadinya megar langsung singset, menjadi 45Kg, uuyyy turun juga beratkuuuh hihihi...

Sampai kemudian, terjadilah musibah kecil.
Di tgl 19 Februari 2013, hari kamis bagdal maghrib diperjalanan dari kantor ke rumah aku menjadi korban penjambretan yang gagal. Walau gagal dijambret tetapi aku tetap jadi korban, kepala mblocor darah huhuhu
Saat itu aku sukses mengalami yang namanya 'gegar otak ringan' dan lecet-lecet parah di lutut tangan juga wajah. 5 hari penuh cuti sakit, bedrest di rumah.


Sejak itu lah, bapak dan ibuk tidak mengijinkan aku ngegowes ke kantor. Pergi dan pulang kantor, diantar dan dijemput bapak. Apalagi main ke mana... huaaa huuuaaaa aku pun bagaikan burung dalam sangkar emas. Selama tahun 2013, aku pun menjadi putri bapak yang selalu dikawal...
Berangkat dititipkan ke bus rute doro-pekalongan, pulang dijemput.
Akhirnya, badanku endutan lagi.
Ternyata q ga boleh menikmati duduk manis santai di perjalanan ke kntor.
Yahhh... sepertinya memang aku harus kerja keras untuk selalu menjadi langsing dan singset #ngiikkk
Ibuk mbengok lagi, menyuruhku untuk menurunkan berat badan, hahahag jadi seperti inilah... mariii ngegowesssssss...
Jangaannn kahawatirrr, karena bike to work buaaanyakk bangettt manfaatnya. Sehat, hemat, uang bensin bisa untuk beli baju baru :p

Manfaat #1 Menghemat Uang
   Ongkos ngebis Rp 3.000, dalam sebulan sudah menghemat Rp 72.000 (berangkatnya)
   Bensin sekali perjalanan Rp 6.500, dalam sebulan menghemat Rp 156.000 (pulangnya)

Manfaat #2 Lebih Sehat :
  1. Tetap Fit/Turunkan Berat Badan. Ingin punya berat badan ideal, bersepeda adalah solusinya. Olahraga bersepeda adalah olahraga yang bersifat aerodinamis yang baik bagi kesehatan jantung dan menurunkan resiko terkenanya penyakit kencing manis ataupun tekanan darah tinggi. Nah kann... cocok banget buat aku yang darah tinggi ini.
  2. Mengurangi Depresi / Kecemasan. Menurut penelitian, olah raga rutin 30 menit terbukti dapat menurunkan tingkat depresi serta kecemasan. 
  3. Paru yang Sehat. Pengguna sepeda akan menghirup polusi yang lebih sedikit dibanding dengan para pengguna kendaraan bermotor ataupun kendaraan umum.
  4. Meningkatkan Koordinasi Tubuh. Otomatis kemampuan kita dalam menjaga keseimbangan dan koordinasi tubuh akan semakin terasa lebih baik lagi dengan bersepada. Latihan ini akan membuat tubuh semakin lincah dan lentur.
  5. Waktu Bersantai Lebih Banyak.Tidak perlu lagi menyisihkan waktu untuk berolahraga. Waktu ini dapat digunakan untuk melakukan hal-hal lain yang Anda senangi.

Kembali ngegowes dari januari 2014, membantu mengurangi berat badan. Lumayan siihh, turun 4 kg sampai saat ini. Badan terlihat padat, keras, liat dan penuh keringatttt hahahaha
Yang pasti, baju sudah mulai muat lagi untuk dipakai.

Dalam perjalanan menuju kantor, di areal persawahan Watusalam Buaran Pekalongan
Jangan takut, jangan grogi apalagi gengsiiiii untuk bike to work. Yang harus diingat, selalu check kondisi roda, ban, pantil dan pedal. Pedal lepas ketika di jalan itu gak mengenakkan #pengalaman
Ban yang kempes juga tidak mendukung untuk kelancaran kita mengayuh.
Oiya satu lagiii, sebaiknya bila jarak yang kita tempuh lebih dari 5KM... mending tidak memakai pakaian kerja dari rumah. Pakailah kaos longgar, celana pendek/ panjang yang nyaman (artinya tidak mengganggu gerak kaki waktu mengayuh), pakai tas yang tidak mengundang perhatian orang. Daaannn minimalisir barang bawaan kita. Ketika tas kita terlihat menarik, itu bisa menjadikan kita sbg target operandi PENJAMBRET.

Baju kerja bisa dipakai di kantor setelah badan kita bersih dari keringat dan debu perjalanan.


Dengan pakaian kerja, di kantor

Sudah segar dengan pakaian kantor

Jalanan di areal persawahan desa kertoharjo, salah satu jalan alternatifku

Menikmati suasana panen

Bertemu dengan ibu2 petani yang siap #nderep


Manfaat ini dikutip dari Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/kesehatan/lets-bike-to-work

Balada Rekomendasi

Bekerja adalah salah satu cara untuk bertahan hidup.
Bekerja dengan segala loyalitas dan integritas kita.
Tidak hanya menjadi buruh/ karyawan, bisa menjadi tuan bagi diri sendiri.
Tapi selama kita menjadi buruh/ karyawan, maka peraturan perusahaan adalah mutlak harus dijalankan.

Karena kita hidup bermasyarakat... ketemu dengan teman dan saudara, maka suatu ketika akan ada yang meminta pertolongan kita untuk merekomendasikan mereka bekerja di perusahaan yang kita kenal. Ada lowongan di mana, bantu masukin atau bantu rekomendasiin aja dll.

Dalam prosesnya, saat sebelum menjadi karyawan dan setelah menjadi karyawan (before after) tentu saja berbeda. Ketika belum menjadi karyawan (belum bekerja), sang teman atau saudara akan bilang "aku akan loyal, apa pun jobdesk-ku berapa pun gajiku akan aku terima", dannnn ketika sudah menjadi karyawan... trentennngggg... akan terjadilah yang namanya ketidakpuasan dan ketidakberesen
.
Yang awalnya anak baik-baik, rajin, disiplin, tepat waktu menjadi TELATAN, sakpenak'e dewe dannn... sakit-sakitan (bolak balik sakit). Yahh... harus dimaklumin dunk yah, wong jenenge sakit pan bukan keinginan kita, kita inginnya ya sehat terus.
Ada kemungkinan juga kita akan ketemu yang namanya tindak huru-hara, hmm yah katakanlah si karyawan baru berkelahi atau menjadi sebab perkelahian.Yang karena cewek, karena fisik, juga karena jobdesk bisa juga karena hal-hal yang tidak jelas juntrungannya.

Inilah alasan mengapa aku tidak pernah memberikan rekomendasi kepada siapa pun.
Bukan maksud hati bersuudzon, berprasangka terhadap orang lain... tetapi karena terlalu sering melihat praktek pergegeran (bahasa opo meneh) karena karyawan baru. Bekerja kurang dari sebulan dan sudah 2x berkelahi, bekerja kurang dari 3 bulan dan membuat gerah cuaca pabrik dll.

Yah... inilah asem garem dunia persilatan... *tutup kuping*

Kentutlah dengan Beradab









Ya ya ya...
Sape sih yang kagak kenal ama 'kentut'? Mungkin siapa pun udah biasa ngeluarin kentut.
Zzzzz

Kentut atau flatulensi (bahasa kerennya book) adalah keluarnya gas melalui anus atau dubur akibat akumulasi gas di dalam perut terutama dari usus besar atau kolon (sumber: wikipinter)
Tauu donk namanya aje gas yang udah ngelewatin 'kolon' juga dubur tah biasanya bau-nya bisa bikin pingsan... ya to ya to...

Bayangin aja, itu gas dari bagian feces kita (hiiyyeeekkk... harus disebutin ta han? #ngikk) 
Kentut ini adalah gas hasil saringan dari kotoran kita... nah loh pantes kalau baunya minta ampun...

Iyyeeeee....
Tauu deh kalau itu kentut bagus buat kesehatan tubuh...
Seperti yang dibilang dr. Saldmann di bukunya  Le Grand Menage, bahwa menahan kentut bisa meningkatkan penyakit jantung juga menyebabkan resiko kanker di pembuluh makanan, trus katanya kentut bisa mengurangi resiko hiatal hernia... 
(psstt... han pinter amat kau.. :p ---abis #nyontekgoogle xixi-- ) 
tapiii ya mbookkk tolooongggg bangettt KENTUTLAH DENGAN BERADAB.
#ngookkk

Hadeww kentut aja pake adab-adab'an segala han... *jitakin atu2 yg protes*

Ingett yee hidup kita itu bukan sendirian di tengah padang pasir yang penuh semilir angin... 
kita hidup ditengah masyarakat (manusia) yang penuh macemnya. Okeyyy mungkin kamu tahan ama bau kentutmu yang mbuelll harumnya, tapiiiiii belum tentu orang disekitarmu tahan ama baumu ituuuhhhh
Atau tahan denger suara dat dut dat dut prat pret kentut kamu... 

iyyaa tooo...

Bayangin, bila kamu jijik dengan sesuatu hal trus tiba-tiba temenmu meletakkan sesuatu yg menjijikkan itu di depan hidungmu... bisa saja kau muntah, pingsan atau hal buruk lainnya.

Jangan karena kentut itu bermanfaat bagi kesehatan, terus dengan seenaknya kita kentut setiap saat di tempat yang penuh orangnya. Minggir sebentar, keluar dari ruangan untuk kentut rasanya tidak terlalu sulit.
Ingatkan anak-anak untuk tidak sembarangan buang kentut, ajarkan untuk menyingkir ke tempat yang jauh bila mereka akan kentut.

Simple tapi membahagiakan orang disekitar kita.

Kenapa nulis ginian han? sok ihh... 
Oh yaaa... nulis ginian karena aku tidak tahan dengan bau kentut yang seperti bangkai.
Rasa-rasanya pengen masukin itu kentut ke plastik trus langsung ditutupin ke hidung si tersangka, makan tuh kentut...

Terasing dari Peradaban

Terasing dari peradaban
#lebay ihhh han... *dipentung rame2*

Hihihi sejak pertengahan Februari 2014, tab tercintah mati total.
Jadilah honey tercintah ini klepek-klepek tak berkutik, tanpa #whatsapp #google #gosms #instagram #foursquare #twitter #facebook #forgos #email dan segala macem aplikasi lainnya...
huhuhuhu #nangis kejer deh

Dirikuh kagak bisa ikutan ngegosip tiap hari ama emak-emak di grup wasap TT__TT
Sebenernya gak terlalu urgent sih yaaa... cumaaa rasanya sepi tanpa itu semua #ngiikkk

Berasa kayak di jaman batu [kayakk pernah idup di jaman purba ajah *garuklappy*

Yang rusak spare part powernya, tapiiii buat dapetin gantinya luuuaaaammmmaaaaaa biangettttt
Akuh tersiksaaaa #lebay

Apa beli hape lagi aja yah, daripada kebingungan gini zzz

Tab Tercintah nyang Lagi #Opname

Karena Inilah Mereka Terpana

Karena inilah, mereka selalu terpana.
Dan itu sudah biasa.

Ketika orang melihat dari sisi kiri, tidak akan terlalu jelas akibat luka bakar yang ada, hanya sedikit guratan coklat. Mungkin akan ada yang mengira bahwa guratan coklat tsb adalah daki yang tidak pernah aku gosok seperti guruku SMA yang ngira gitu #ngiiikkk

Lain lagi bila orang pertama kali lihat aku dari sisi kanan, well dia pasti terkejut karena melihat bekas luka bakar yang parah.

Beginilah, dua sisi wajahku... Sisi kiri orang akan melihat sisa kecantikan, dan sisi kanan orang akan melihat sisi kengerian. Allah benar-benah hebat... satu bukti nyata dari-Nya

Ada lho satu kejadian di mall yang membuat kondisi belanja tidak nyaman..
Salah seorang ibu-ibu (I) pengunjung mall nyamperin aku (H) dan tanpa tedeng aling-aling nanya:
I : Mba yang pernah masuk tivi itu ya
H: Bukan buk, saya belum pernah masuk tivi, ndak muat je...
I : Hehehe bukan mba, maksudku yang masuk berita face off itu
H: Owh... itu... hihihi bukan je buk, sy memang bolak balik operasi, tapi belum pernah  masuk liputan tivi
I : Mba kebakar juga ya? ceritanya gimana
H: Iya buk, kebakar... sy mainan kompor, ndak meleduk sih buk, cuma jadinya kebakaran, sy aja yang kebakar, kompor dapur rumah gapapa
I : Lha masuk rumah sakit no mba
H: Iya buk, bolak balik, hampir meninggal je buk, alhamdulillah ini masih diberi nyawa cadangan
Huehehehe...
Sungguh, ini sudah hal yang biasa banget aku alami sampai-sampai ngobrolnya udah tanpa emosi #pukpuk

Foto ini diprotes ibuk *sungkem*
Kata ibuk, buat apa foto seperti ini, bikin sedih aja... Hihihi maafp ya buk... sebenarnya aku sendiri juga ndak suka foto ini, tapi... inilah potret diriku yang sesungguhnya, sebagai pengingat untuk tidak lupa diri, tidak sombong dan tidak merasa diri ini cantik mingit-mingit... *dijitak*
Karena, beberapa tahun ini selalu 'selfie' dan selalu memposisikan waktu potret rame-rame di sisi kiri, hanya sisi cantikku yang selalu di upload... Artinya, aku sendiri tidak mau terlihat jelek, tidak mau mengakui diri sendiri jelek. Astagfirullah... semoga Allah selalu membersihkan hatiku dari segala sifat takabur iri dengki... aamiin








Dear Hati, Tetaplah Tanpa Dengki

Dear hati...
Baik-baik ya di dalem sana, apa pun kalimat yg kita dengar tidak perlu untuk diendapkan.
Biar saja semuanya mental dari telinga dan  tidak perlu masuk ke dalam mu. Hanya bikin sakit kamu.

Terkadang, mudaaaaaahhhh banget mereka ngomong bla bla bla tanpa mikir bagaimana jika situasinya berbalik.
Bukan sekali dua kali, menjadi kambing hitam (walau jelas banget kita manusia ya), selalu menerima tudingan sbg penghabis harta orang tua.
"Uangnya bapak dan ibuk yg habisin mbakyuku buat operasi"
Sungguh... aku sangat rela kalau harus tukar nasib dengan mereka semua dear hati...
Aku juga tidak ingin perhatian berlebih seperti itu, perhatian dari bapak dan ibuk untuk terus bolak-balik operasi pembebasan kontraktur. Bukankah wajar kalau mereka berdua ingin merubahku seperti sebelum musibah itu...
Bukankah wajar, bila mereka tidak mau membiarkan mbakyu mereka ini tanpa operasi?
Bukankah wajar bila orang tua berharap anaknya kembali sempurna... walau dengan jalan operasi rekonstruksi bolak-balik...

Aku bersedia kalau mereka mau menukar hidupnya dengan hidupku...
Sangat bersedia...

Bila mereka pikir aku bahagia dengan segala perhatian itu, mereka keliru.
Bagiku sangat mengerikan, harus berminggu-minggu tidur di bed rumah sakit, bersanding dengan pasien-pasien lain yang tidak aku kenal. 
Harus siap membukakan baju rumah sakitku ketika ada observasi dari team dokter. 
Harus menata ekspresi wajah dan intonasi suara, agar bapak dan ibuk tidak tahu bahwa aku ketakutan. Sudah cukup melihat raut sedih dan khawatir mereka, tidak perlu kita membuat mereka semakin khawatir. Harus siap dengan segala kesakitan saat operasi. 
Ohh yaaa, memang operasi itu tidak akan terasa sakit bila anestesi berjalan lancar...  Tapi tidak selalu operasi berjalan dengan lancar, beberapa kali operasi yang aku jalani mengalami gagal anestesi, dannn rasa sayatan pisau di leher kananku masih terasa jelas sampai saat ini.
Dalam setiap tindakan operasi yang kita jalani, setidaknya ada sekitar 5 jam diriku pasrah dalam ruang bedah sentral. Pasrah tanpa daya karena bius total. Dalam dinginnya ruangan operasi, di atas bed operasi, di kelilingi team dokter tanpa tahu apa yang akan terjadi nanti. Yahh... kau tahu pasti ya dear hati...

Tidak mudah menjalani itu semua, rasanya sangat kejam ketika saudara-saudaraku terus menghujat proses pengobatanku.
Dear hati, bertahanlah... teruslah bersih dari sakit dan dengki. 
Biarlah kau selalu cantik tanpa dendam. 
Insyaallah kita berlimpah berkah ya dear hati... aamiin


Sabar

Panjang usus'e
Dawa umur'e
*ngelus dada*









Gabus Di Lubang Hidung Naya

Bener-bener deh ya, namanya anak kecil aka balita harus dijaga dengan extra hati-hati. Ga bisa dibiarin gitu aja tanpa dilirik blas. Kejadian tadi jam 11an bikin jantungku deg-deg plas gak keruan, hampir pingsyan rasanya #lebay.

Si kecil nayara (anak bungsu pak bos, umur 3.5tahun) tadi mainan ndiri di kantorku, yang awalnya tiduran di kasur lantai sambil nyanyi-nyanyi trus mainan puzzle ampe kemudian dia lari ke depan nunjukin hidungnya ke aku. Aku antara ngeh dan gak ngeh, gak ngeh itu yg ditunjukkin apa. Karena masih sibuk dengan kerjaan, aku gak terlalu memperhatiin. Zzz #plakss
Gak lama kemudian, terdengar suara tangisan naya di depan kantor. Aku kira kena apa, langsung ku datengin. Dannnnnn... ternyata dia nangis karena ada gabus di dalam lubang hidungnya 
*tepok jidat*.  Astagaaaaa....
Hwaaaaaaaaaaa kagettt ngeri deg-degan campur jadi satuuuuu... Ya ampuuunnnn....takut banget diriku..

Jadi ternyata, yang dibuat mainan naya itu adalah secuil gabus dimasukkan ke lubang hidungnya, trus karena dia masih pilek ga sengaja lah dia nyedot ingusnya (#huekks) daann... bleeppp itu gabus masuk ke dalem. Dicuil-cuil si naya buat dikeluarin ga bisa, malah makin mblesep ke dalam lubang. 
Aaaarrghhhhh *sakit kepala mendadak* #stress

Panik lah si naya karena itu gabus engga bisa dia keluarin sendiri.

Aku takutnya itu gabus bakal makin kesedot dan masuk ke saluran dalam pernapasannya #ngiikkk...
Sambil aku seret ke ayahnya, ku paksa naya buat buang ingus, diikutin lah ama dia, trus aku liat lagi dan aku korek gabusnya pake jariku... Ya Allah... alhamdulillah itu gabus berhasil aku keluarin.. huhuhuhu 
*sujud syukur*
Makasiiih ya Allah, udah selametin ini anak... hiksss *nangis bombay*

Ayahnya naya (aka pak boss) keluar dari kamar, langsung aku cerita kejadian tsb, hikss pak boss engga marah, beliau bilang memang anaknya sudah mainan seperti itu dari kemarin dulu #ngeekkk
Masyaallah... ya ampuunn.... punya anak itu bikin deg-degan mulu yak *usap keringet* #lemes

Kata pak boss "rag usah digelani nduk, wis liwat" (tidak usah kecewa, sudah lewat kejadiannya dan selamat)

Huhuhuhuhu tetep aja ya, masih deg-degan, anak orang je... yah bukan berarti kalau anakku ndiri ntar gak papa main gituan -____-"
Please... hati-hati ya ngurus anak, jangan ntlengerrrr/ meleng kayak aku tadi pagi... T___T
*jitak hani*
Dengan Nayara

In Action with nayara

How Does It Feels #Ngayal

Satu persatu dari mereka bersatu dengan jodohnya, yaps... undangan nikahan bjibun dari tahun kemarin.
Beberapa sempat aku hadiri, dan banyak yang tidak. 
Turut berbahagia dengan mereka, walau tidak bisa turut serta dateng. 
Yah... alasanku biasa, sibuk dari senin pagi sampai sabtu sore, sementara banyak dari undangan resepsi yang acaranya di hari kerja. 
Hallahh haann... yg hari minggu aja kamu gak dateng tuh... #ngiikkk inget aja ix... 
Kebetulan hari minggu gak ada alat transportnya -____-" maklum siy... rumahku di desa.

Sebenernya agak males dengan kabar2 bahagia itu, maaf. 
Habisnya ya... kadang mereka tu ngasih kabar bahagia tapi trus bikin hati kita nya sakit. Gimana gak sakit, sambil ngulurin undangan mereka nanya "Kamu kapan nyusul han?" 
wkekeke ya ampuuuuunnn... berasa jleb jleb jleb bangett deh. Ndak plek pertanyaan gt lah, terkadang juga dengan pernyataan "cepet nyusul yaa". 
Aamiin aamiin... doa baik harus diamini, moga diijabahi. Walau belum ada pandangan jodohku siapa, belum ngerti seperti apa dia, yang penting terima kasih doa nya.

Bagaimana ya rasanya? Hmm... hanya penasaran, seperti apa rasanya menikah, seperti apa rasanya ada seseorang yang menemani tidur? Hahaha
Gimana rasanya ada yang bayarin hidupmu, gimana rasanya ada yang memberikan separuh nyawanya untukmu #ngayalbanget

Jadi inget ama lagunya westlife ^^,
How does it feel
When I hold you in my arms
And you're lying next to me
Never wanting you to leave
Until I'll tell you how it feels
To be cradled like my dreams
And to know that you love me
No more wasting time in asking other people
How does it feel

Wajar to penangsaran gini #pletak
Pan belom pernah nyoba, jadi bertanya-tanya how does it feels xixixi 

Dijembreng dah, buat yang udah pada nikah tolong ga perlu se-vulgar itu ceramah "ndang nikah, nikah itu enak lho, nikmaaattt rasanya"
Hawane langsung pengen ambil piso buat nujes-nujes #grrrgg

EDC, Berhasil :p

Yeeeaaaaa berhasiiilll berhasiillll

Akhirnya bisa juga transaksi dengan EDC #ngiikkk
Hihihi tahu kan mesin EDC, itu loh peralatan elektronik yang ditempatkan di toko dan digunakan untuk menerima transaksi penjualan dengan kartu.
Di kantor, ada 1 mesin EDC untuk menerima pembayaran via gesek kartu debit/ kredit dari customer. Sudah lamaaaa banget ni mesin ngendon di meja, tapi nyaaa... diriku yang gaptek n ndeso ini ga juga bisa make ni mesin *tutupan muka pake bantal*.
Akhirnya, setelah berkali-kali uji coba dengan kartu sendiri, berhasil lah diriku melakukannya *jingkrak2*

Ampe kemarin dulu sempat di printkan petunjuk pemakaian oleh pak bos... huehuehehehe... lha wong pas make kartu dan langsung gesek di mesin yang selalu muncul tidak ada respon je... ya mumet daku nya...
Elha jebul pas gesek harus ditekan... #ngiikkk


Jujur lho ya ni mesin EDC adalah solusi praktis untuk kantorku hohoho
Manfaatnya buanyak lho, antara lain:
  • Dapat meningkatkan omzet penjualan.
          Yaps, omzet naik, karena customer akan merasakan transaksi di kantor kita simple,
          tanpa ribet membawa uang di dompet
  • Cash handling (penanganan uang tunai) yang mudah, murah dan rendah resikonya.
          Tidak perlu bolak bali menghitung cash dan repot menyetorkannya ke bank
  • Meningkatkan service kepada customer.
          Customer tidak perlu repot mencari atm bila transaksi lebih besar dari uang di dompetnya
  • Tidak perlu menghitung uang tunai serta mengurangi resiko selisih dan resiko uang palsu.
          Bila transaksi cash, kita harus menghitung uang pembayaran dari customer, 
          dan harus chek dg lampu UV keaslian uang
  • Tidak perlu menyediakan uang receh untuk kembalian.
          Nah ini dia, kita tidak perlu lagi bolak balik ke warung untuk nuker uang uang kembalian.

 Sebagai Retail Outlet Officer, mesin ini sangat lah membantu kita dari segala macem tuyul huehehehe... *pengalaman bolak balik ganti uang kantor* #ngokkk




Sepeda Baru ku ^^

Yeeeyyyyy Sepedaaaa baruuuuuuuu
Upss.. cat baru sepedaku dink #revised ^^


Bike to Work uyy xixi

Hihihi... udah luamaaa banget deh aku rencanain buat ngecat ulang sepedaku tercintah ini, dari tahun kemarin sepertinya. Daaann baru terlaksana bulan ini. Hihihi Yyeeaaayyy *loncat2 bahagiaa*

Cat baru ini disponsori istrinya pak boss (mbakyuku) xixixi maaaciiii yahh mbakyuuuuu muuachh muacchhh *ketjup basah di kening si mbakyu*
Ceritanee bulan kemarin itu pas aku mau pulang kantor, ibu boss ngajakin ngomong, yaaa intinya beliau endak tega ngeliat aku ngegowes 24KM pp dari rumah ke kantor bolak balik, dan aku disuruhlah beli motor gt huehehehe (masalahe belom ada dananya gitu loh mbakyuuu). 

*sambil minta doa ke ibu boss agar segera bisa punya motor

Aku cerita kalau bulan februari mau ngecat ulang sepedaku biar kliatang ngencling lagi... hihihi. Eh beliau langsung bilang 
"Habisnya berapa, aku yang bayarin nduk"
 #Glekk kagett donk diriku. Nha dulu itu kata babeh estimasi biaya nya 150.000 untuk cat ulang itu, aku katakan lah estimasi biaya tsb ke istrinya si boss. Beliau bilang nanti kalau aku sudah cat ulang langsung disuruh minta duit ke beliau. Rejeki dari Allah memang bejibun yahh, lewat apa aja dan dari mana aja #Alhamdulillah ^^

Teruusss, janji dari ibu boss ini ditepatin lah, awal bulan kemarin aku dikasih duit 150.000 buat ngecat ulang sepedaku *jingkrak2*

Aku survei biaya ke beberapa bengkel, dapetlah rata2 250.000 untuk biaya cat ulang. Teruss, bapak dan ibuk advise supaya aku ngecatin sepeda di bengkel tetangga aja, yang lebih deket n buat bagi rejeki ke tetangga ndiri. Ya nurutt donk diriku, seperti biasa hohoho #anakbaik *selfpukpuk*
Dibawalah sepedaku ke bengkel tetangga dari Minggu tanggal 9 Februari sampai Rabu 13 Februari. Hmm... hasilnya tak mengecewakan. 

Cumaa... yang namanya ngecat ulang sepeda itu smua bagian2 sepedanya di copotin, dilepasin smua tinggal rangkanya hohoho...
btw... entah gimana maksudnya, kok keranjangku gak di cat ulang sekalian ama om bengkelnya ix.. -___-"

Kring kring kring ada speda
spedaku roda dua
kudapat dari ayah
karna rajin bekerja




Sepeda ini dulu dibelikan bapak pas aku kelas IV SD, dulu buat berangkat sekolah dari SD, SMP, dan SMA. Sepeda ini masih awet sampai sekarang, aku pakai untuk berangkat ke kantor. Bike to work gitu deeey hohoho
Di sayang-sayang, di elus-elus, di mandiin juga kalau uda belepotan debu jalan, baikkk kan akyuuuu *jitak*

Ampe kumat narsisnya --" sepedanya baru ya harus foto bareng juga (alesan booo) padahal emang sendirinya hobi nampang #ngiikkkk


Ada aku di ujung sana

Warna Baru
Nih serba ngencling kan kan kan sepedakuuuu, yaah yang kliatan lama sadelnya ama keranjang aja, gapopo yo, tetep aku sayang kok. Tadi sempet deh dilirik orang ni sepeda, pan parkir di depan kantor gini to, eh ada orang jalan di depan sono langsung nglongok ke parkiran. Zzzz jadi was-was aku, aku kan takut kalau kamyuuu diculiik orang beiibbzzz #tsahh

Sepedaku, Cintaku

Mejeng dengan sepeda tercintah

Pokokmen sepedaku anyaaaarrrrr xoxoxo *jingkrak2*

Resolusi Tahun Baru

Mumpung masih hangat tahun nya hihihi... sehangat mentari hari ini
ciiieeeee lagi seneng yehh han... Gak seneng-seneng amat sih, sebenernya yah biasa aja...
Apa yang mau dibanggain apa yg mau digegerin dengan tahun baru? toh gitu-gitu aja, hidup kita ini monoton sayang.
Tahun baru bagiku biasa saja, tanggal 1 januari libur kerja dan nge-glosor aja di rumah, jangan lah ditanya pergi kemana. Apalagi nanyain liburan kemana.. hadeeee nyulut bom itu mah #lagisensi

Oyeah... hidupku monoton, itu yang aku tahu dan sangat aku sadari.
Hidup yang sangat membosankan, dengan rutinitas yang selalu sama. Pergi kerja ke kantor, dan pulang kerja ke rumah... tanpa variasi apa pun. Tidak ada lah yang namanya liburan ke luar kota, jangan mimpi.
Yang sekedar ngemol aja engga, hidup di pekalongan lagi dari tahun 2011 sampai 2014 ini aku baru melangkahkan kakiku ke mall 4x. Kongkow di cafe? hahaha mimpiiiii
"Apa keterbatasanmu han?"

Keterbatasanku jelas, transportasi dan waktu.
Bagaimana bisa mampir ke kongkow ke cafe mall dkk kalau rumahku di desa yg angkutannya hanya ada bus dan cuma lewat jalan besar saja? hahaha
Selama ini orang tua menyuruh untuk meminta diantar kalau mau pergi, kemana pun... -__-"
Tapi, dibalik perintah itu tidak ada tindak lanjut yang jelas.
Okee, bapak menjemputku tiap jam pulang kantor... tetapi sering telat nyampainya.
Gimana kamu berangkat ngantor han? naik bus. Sudah rahasia umum kalau bapak menyuruhku naik bus tiap berangkat ngantor. Selalu dengan alasan yg sama, nunggu aja di depan rumah pasti lewat. Ya..ya..ya..
Gimana kalau bus nya engga lewat atau engga berangkat? ya tunggu saja sampai lewat.
hahahaha

Bapak bilang, kalau sampai siang bus gak lewat akan diantar bapak. Kenyataannya, BOHONG.
Bolak-balik kejadian, bus gak lewat-lewat dan ketika aku nembung bapak minta diantar malah didiemin atau dijawab "Ngenteni bus bae" (Nunggu bus saja)
Udah mirip banget ama caleg dah bapak ku, janji nya gak bisa dipegang ujungnyaaaa.
#PHP banget
Pan bisa minta tolong dianter adekmu yang cowok haaannn.... hihihi sama ajaa, MIMPIIII

Untuk jalan keluar, bisa dengan isti adekku tercinta tapi... yang namanya ngajak dia itu yang ada pengeluaran bertambah. Barang yang mau kita beli harganya 10rb, keluar beliin dia barang yang dia suka 15rb, belum lagi makannya. Ngiiikkk...
#boros gilaaaakkk
Belum lagi, kalau pergi dengan isti itu susahnya harus nunggu kapan dia bisa anter, ya iyallahh hann wong dia juga ada kesibukan laiiinnn... emang siapa kamuuu.

 

Terus apa resolusimu han? Eh iya lupaaaa -____-'

Resolusiku di tahun 2014 ini adalah MANDIRI
Gak salahhhh lu hann?? Emm...
Gak salah, ini bener. MANDIRI..
Harus mandiri, artinya SIAP APA PUN SENDIRI
Ngemol sendiri, jalan-jalan sendiri, makan sendiri, ngafe sendiri, ngantor pulang-pergi sendiri.

Terus, bagaimana progressnya han?
Yah, menyenangkan. Aku sudah kembali bike to work 24 KM pulang pergi, ini Pekalongan cuy bukan jekardah jadi jalan yang kami lalui pendek tidak perlu putar-putar dulu (kayak pernah muter di jakarta aja lu han ) ahahaha...
Sudah berhasil ngemol sendiri juga sabtu 4 januari kmaren :P plus ngejongkrok di foodcourtnya jugah ngeabisin duit zzzz
Hmm... hihihi... yang jelas yeeeh mandiri bikin hati dan pikiranku lebih plong gak sakit mulu, alhamdulillah

Kalap Di Awal Tahun

Setelah berbulan-bulan bergumul dengan segala macem tagihan rumah tangga (eciiiyeeee jadi mbakyu rumah tangga ni yeee #plaks) nyampailah diriku di titik stress. Ampe nangis tanpa ada apa-apa, gada asep gada api udah meler aja air mata berjatuhan di pipiku huhuhu... #cengeng
Kepala sakit berhari-hari, emosi tidak stabil, antara marah nangis marah bolak balik menghiasi hari-hari. Beneran stress itu mah... Dan semua itu ga bisa disalurin kemana-mana, hampir seperti orang gila. Libur yang tanpa liburan, libur itu diem di rumah. Gimana engga stress jal hidup seperti itu selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun #alesan.

Kepala panas hati panas, rusak dah badan juga jiwa...

Akhirnya, kaburlah diriku ke matahari ngleburin jiwa yg kesepian. Tanpa temen tanpa minta-minta, pulang kantor di hari sabtu 4 Januari 2014 ku datengin matahari. Adem lah di sono, di sekeliling isinya AC :P
Sabtu siang ngemall hahahag, ruameeee biangettt, isinya manusia berjubelan (masa isinya kunyuk? #ngookk). Dan akuh celingukan sendirian kayak orang ilang -_____-" ya sante aja juga siy, dengan santenya muter2 di lantai 2 nyari2 baju di matahari, pan kemarin ada promo "Beli 2 Gratis 1" di matahari. Hohoho tauw doonk yaaaah, akuh udah ngecheck duluan di internet. Jadi ngemall juga udah ada persiapan, bukan tanpa persiapan ape-ape wokokokoko
Ngubyek pakaian-pakaian di counternya details, nevada daaaannn cole *tutup mata* pilih sana pilih sini coba sana coba sini, ku ambillah 9 baju. Di bantuin mba'e spg sih xixixi, inget yaaa, walau kita customer adalah raja tapi baiknya kita juga ramah ke mereka yg ngelayanin kita, biar mereka nya seneng #wejangan. Baju yang sudah dicoba dan cocok bisa dititipin dulu ke mba spg sementara kita nyari lgi yang lain.
Dibantu banget lah ama mba staffnya matahari. Bahkan nyariin ukuran 'S' di stocknya juga mau, ndak ngomel atau pun pasang ekspresi nyebelin. Aku suka deh dengan staff yang ramah seperti mereka. Hihihi...

Dapet semua yang aku mau, aku bawa deh semua ke cashier untuk bayar. Total abis Tujuh ratus sekian *dikeplak ibuk*
Rasanya seperti terbangun sehabis pingsyan #ngiikkk
Pembayaran selesai, bukan masalah pergi tetapi muncul masalah lain. Iya engga stress banget tapi jadi ngerasa bersalah "kok aku boros banget yaa, duit segini bejibun malah aku belanjain yang engga jelas" <~ nyadar (sebelome pingsan)

 
Struk Belanjaan Hasil Kalaps

Trus, sambil bengong nungguin babeh jemput gak lucu kan kalau bengong di emperan matahari, mending elegan bengong di foodcourtnya --"
Ya gitu deh... ternyata stress emang gak baik buat kesehatan badan, jiwa dan dompet.

#edisitekorabiskalaps

#LovelyHani

#Lovely Honey

Di setting oleh Hanifah Sya'roni dengan segala kegalauan hati hihihi. Diberdayakan oleh Blogger.