Sabtu, Oktober 08, 2011 - , , 0 comments

Aku Tua Terlalu Dini

Entah kenapa, aku merasa pemikiranku begitu tua. Apa yang menurut teman-teman sebayaku suatu hal yang sangat berat, menurutku biasa saja. Sampai teman-teman terdekatku sering protes terhadap sikapku. Mereka ribut curhat tentang pacar sampai nangis-nangis, aku santai saja...

"lha cuma masalah gitu saja kok nangis... Misalkan putus, ya cari saja yang baru".
**langsung deh stop nangis, dia pulang menahan marah**

Masalah yang kita hadapi kan tidak akan selesai hanya dengan nangis, marah-marah atau pun ngamuk. Mending dicari solusinya yang baik buat diri sendiri dan sekitar. Bosen juga kan tiap saat dengerin masalah yang sama, yang sebenarnya hanya perlu olah pikiran dan pengendalian diri. Ini menurutku, persepsi orang beda-beda lho.

Orang yang baru kenal aku, sering menganggap aku sosok yang sangat serius. Yang tidak bisa diajak bercanda atau pun main-main. Padahal, aku berusaha membagi setiap hal-hal yang aku temui pada kamar-kamar yang berbeda di otakku. Kalau memang waktunya bercanda, ya wajarlah kalau ngakak. Berbeda kalau kita ada di kantor, itu waktu bekerja. Bukan mau sok sibuk atau sok loyal, tapi memang ada porsi dan tempat masing-masing hal dengan tanggungjawab yang berbeda pula.

Harus bisa menempatkan diri di mana posisi kita, di mana tempat kita. Ketika kerja di dunia pendidikan, ya hendaknya menulis tentang hal-hal yang wajar. Tidak mungkin kan sebagai seorang pengajar mengatakan banyak membaca itu sama dengan banyak bingung. Bagaimana mungkin bisa mendapatkan pengetahuan kalau tidak membaca. Beda lagi kalau bekerja di tour and travel, masa kita mau bilang jalan-jalan sama dengan membuang uang?
Karakter kita terlihat dari apa yang kita tulis atau kita ucapkan.
Teman-teman sering melupakan aturan tak tertulis ini. Bahwa pembawaan diri menjadi modal utama kita dalam hubungan dengan relasi kita.

Orang yang benar-benar mengenalku, mereka akan melihatku sebagai sosok yang manja, cerewet, dan lebay. Huhuhu bahkan kelewatan lebay. Tetapi bisa begitu cepat berubah style menjadi begitu dewasa dengan pemikiran-pemikiran orang tua.

0 comments:

Popular Posts