Entah mengapa, begitu mendengar kata "training" aku langsung keder. Yang ada di pikiran "pasti aku ntar teraniaya lagi". Dari jaman jadi parttimer baru 1kali aku menjadi trainee, yaitu pas parttime di Dipo 66 Salatiga. Waktu itu trainingnya benar-benar menguras emosi, berangkat kerja udah seneng, di sana down lagi... Trainerku memakai uji mental segala, sebenernya niatnya baik, cuma...aku yang tidak tahan uji... Lelah turun naik tekanan terus...
Paling aku inget nasehatnya si mas trainer "Bekerja itu tanpa diperintah, lihat baik-baik, perhatikan, lakukan sendiri".
Di DHL Pekalongan, aku kerja tanpa masa training, huaaaa digelondor saja. Learning by doing, semua dipelajari secara mendadak dan mandiri. Dibekali courier guide dan beberapa informasi kecil, aku jalan-jalan sendiri. Pernah kena teguran dari jkt, "kalau ada apa-apa cek dulu di google, 108, dan yellow pages". Aku pun semakin menjaga diri, jangan sampai terjerumus, jangan sampai melakukan kesalahan. Kata siapa ya kerja di paket mudah...hufttt salah kasih kode bisa nyasar, salah lihat regulasinya shipment tidak bisa dikirim.
Jalan 3 bulan kerja, BM bolak-balik nyuruh training di SRG. Aku keder, masih teringat jelas situasi training di Dipo 66 Salatiga.
"Aku takut pak" begitu aku sampaikan ke atasan.
Training di SRG pun ditunda sampai 2bulan lebih, untuk mengatasi rasa takutku. Orang-orang ngertinya aku pemberani, padahal aku juga punya perasaan seperti mereka. Terkadang hal-hal yang menurut mereka biasa-biasa saja, bagiku sungguh-sungguh menakutkan.
Awal juli, kami membuka service point di Tegal, untuk itu staff tegal pun training di kantorku. Aku yang belum resmi berangkat training, malah akhirnya menjadi trainer staff tegal. Alhamdulillah lancar, tapi mungkin masih menyisakan demam panggung.
Bersama 2 staff Tegal, 26 Juli aku training di service centre SRG. Training dimulai jam 9 pagi. Tapi yang dari Tegal datang jam 10 lewat, huftt aku pun diam di pojokan observasi sekeliling. Di Pekalongan udah keder, giliran di SRG malah santai-santai, grogi udah ilang, tidak trasa sedikitpun . Memang mending langsung gerak, langsung kejadian, daripada meraba-raba di pikiran. Apalagi sampai di sana 07.30 (kegasi'en), yang sudah standby baru security'nya. Prosesnya di sana hanya sekilas saja, bagiku seperti merefresh ingatan. Lha semua udah aku lewati kok... Sambil observasi, sambil angon...huhuhu... Lha mba2nya dari tegal cerewet banget, seringnya malah ribut komen:
"Wahh ini seperti yang dilakukan mba hani"
"Mba hani, mba hani...kemaren dulu kayak gini juga ya"
"Mba hani, udah ngajarin ini kok"
"Ini maksutnya apa mba, aku jadi bingung".
Wkwkwkwk... kok jadi aku yang mumbul terus ya... Sempat juga ndak sabar pas denger celutukan terakhir itu...dengan otomatis aku jawabin singkat padat dan jelas pake nunjuk ke kode produk **ketahuan langsung aku galak**.
1 hari full berjalan dengan lancar, alhamdulillah.
Lunas sudah semuanya, persyaratan kerja sudah aku penuhi. Intinya, tidak perlu takut sebelum mencobanya. Semua kan lancar apabila kita menjalankannya dengan tenang dan konsentrasi.

6 comments:
Kak Haney...
Saya masih aktiff lohh,,,
hehehe ^_^
@Arief : hai hai haiiii dekk...
ahahaha....lama tak jumpa yaa...masih aktif juga ternyata :D
ayyoo qta terus ngisi di BS
like this haney..
haney bgt....ada tambahn kadang klo galaknya kumat jd ceplas ceplos tp itu yg bikin kgn ciakakakka..
haneyyyyyyyyyyyyyyyyy
@Dewi :
apaaaaaaaaaaaaaaaaa...hai hai hai...kemana aja sih...kok gak pernah keliatan TT__TT aku kan kangenn..hayyahhh
@Dew :
hohoho emange aku gitu ya??wekkksss jadi gak enakkk...jadi slama ini q ceplas ceplos pas nesu ta??? -__-
Poskan Komentar